Helo Indonesia

Pamit Tanam Singkong, Warga Jepara Ditemukan Meninggal usai Hanyut di Sungai Jlegong

Sabtu, 31 Januari 2026 09:18
    Bagikan  
Pamit Tanam Singkong, Warga Jepara Ditemukan Meninggal usai Hanyut di Sungai Jlegong

Tim SAR saat mengevakuasi jenazah warga Jepara dari dasar Sungai Jlegong. Foto: basarnas smg

JEPARA, HELOINDONESIA.COM - Basarnas melalui Pos SAR Jepara bersama tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang warga Desa Jlegong Jepara yang dilaporkan hanyut di Sungai Jlegong, Desa Jlegong, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat 30 Januari 2026 sekitar pukul 09.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Kepala Desa Jlegong, Tono, korban atas nama Dul Rohman (65) yang diketahui pamit pergi ke kebun sejak pagi hari untuk menanam singkong. Namun ternyata hingga siang hari korban tidak kunjung kembali ke rumah.

Baca juga: KONI Jateng Luncurkan Sayembara Desain Logo dan Maskot Porprov 2026

Keluarga bersama warga sekitar kemudian melakukan pencarian dan menemukan cangkul milik korban serta bekas terpeleset di tepi sungai yang diduga kuat korban terjatuh dan hanyut ke aliran Sungai Jlegong.

Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke Basarnas Pos SAR Jepara untuk dilakukan operasi pencarian.

“Kami menerima laporan jam 14.30 WIB dan segera mengerahkan satu tim dari Pos SAR Jepara menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan SAR air lengkap,” ujar Budiono selaku Kepala Kantor SAR Semarang

Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan langsung melakukan koordinasi dengan unsur terkait dan warga setempat sebelum melaksanakan pencarian di sepanjang aliran Sungai Jlegong menggunakan berbagai peralatan pendukung, seperti peralatan selam, Aqua Eye, serta alat komunikasi.

Baca juga: Tekuk PSIS Semarang 3-0, Kendal Tornado FC Bertengger di Urutan Keempat Klasemen

Setelah berusaha dengan berbagai cara termasuk juga penyelaman di area lokasi awal korban terpeleset, akhirnya tim berhasil menemukan korban.

“Tim melakukan pencarian dengan penyisiran dan juga penyelaman. Alhamdulillah tadi pukul 20.17 WIB tim berhasil menemukan dan mengevakuasi korban dari dasar sungai setelah diselami sedalam tujuh dan sudah meninggal dunia,'' katanya.
Setelah berhasil dievakuasi selanjutnya korban langsung diserahkan ke pihak keluarga.

"Terimakasih untuk tim SAR gabungan yang sudah berusaha keras hingga korban dalam waktu singkat bisa berhasil ditemukan dan dievakuasi,'' pungkas Budiono. (Aji)