Helo Indonesia

Kunjungi Mabes MACC Malaysia, Mahasiswa Magister Hukum USM Intip Metode Cegah Korupsi

1 jam 23 menit lalu
    Bagikan  
Kunjungi Mabes  MACC Malaysia, Mahasiswa Magister Hukum USM Intip Metode Cegah Korupsi

Mahasiswa Magister Hukum USM saat mengunjungi MACC di Putrajaya Malaysia

PUTRAJAYA, HELOINDONESIA.COM - Sebanyak 87 mahasiswa program Magister Hukum Universitas Semarang (USM) melakukan gebrakan dalam memperdalam studi hukum internasional dengan menyambangi Markas Besar Malaysian Anti-Corruption Commission (MACC) di Putrajaya, Malaysia, baru-baru ini.

Kunjungan strategis ini dipimpin langsung oleh Direktur Pascasarjana USM, Dr Muhammad Junaidi SHI MH, didampingi Kaprodi Magister Hukum, Dr Endah SH MH, serta dosen Magister Hukum Dr Zainal Arifin MKn. Langkah ini mempertegas komitmen USM dalam mencetak praktisi hukum yang tidak hanya jago di kandang, tapi juga berwawasan global.

Baca juga: KKN Tematik VI USM, Misi 182 Mahasiswa Bangun Ekonomi Kreatif dan Mitigasi Bencana

Menurut Junaidi, tujuan kunjungan ke MACC untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang aspek tata kelola, integritas, dan pencegahan korupsi dari perspektif dan lingkup kerja MACC.

Setelah tiba, para mahasiswa diberikan pengarahan keamanan sebelum diajak mengunjungi beberapa fasilitas utama MACC termasuk galeri pameran di Lantai 3 dan Lantai 11, serta berkesempatan untuk berinteraksi dengan para presenter MACCfm.

''Program dilanjutkan dengan pengarahan pengantar tentang MACC dan sesi berbagi pengalaman oleh KPKP Muhammad Zamani bin Orhman yang berlangsung di Auditorium Lantai 3,'' katanya.

Baca juga: Diakui Negara, 6 Budaya Semarang Resmi Jadi Warisan Tak Benda Nasional

Perwakilan mahasiswa, Mahendra Hakim mengatakan, kunjungan tersebut memberikan wawasan yang sangat substansial tentang metode pemberantasan korupsi, serta memperkaya perspektif akademis mahasiswa dalam memahami pentingnya integritas dan supremasi hukum.

Pengalaman ini juga, katanya, meningkatkan pemahaman delegasi yang hadir tentang semangat anti-korupsi sebagai jargon nasional Malaysia, yang bukan hanya slogan, tetapi mencerminkan komitmen moral dan kesadaran kolektif dalam membangun masyarakat yang berintegritas. (Aji)