Helo Indonesia

Wabup Tubaba Sambut 830 Mahasiswa UM Metro

1 jam 3 menit lalu
    Bagikan  
Wabup Tubaba Sambut 830 Mahasiswa UM Metro

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, resmi menerima 830 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Metro

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM----
Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, resmi menerima 830 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Metro yang akan melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) di berbagai wilayah di kabupaten tersebut.

Prosesi penyerahan dan penerimaan mahasiswa dipimpin Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, di Lapangan Kantor Pemerintah Kabupaten Tubaba, Kamis (9/7/2026). Sebanyak 830 mahasiswa itu terdiri atas 480 peserta KKN dan 350 mahasiswa PLP yang akan mengabdi selama 45 hingga 60 hari.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat se-Tubaba, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tubaba, serta Wakil Rektor III dan IV beserta jajaran dekan UM Metro.

Dalam sambutannya, Nadirsyah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UM Metro yang kembali menjadikan Tubaba sebagai lokasi pengabdian mahasiswa. Menurutnya, kehadiran ratusan mahasiswa bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi diharapkan mampu menjadi katalisator pembangunan di tingkat tiyuh (desa) dan kecamatan.

"Mahasiswa diharapkan tidak hanya hadir di tengah masyarakat, tetapi mampu menghadirkan inovasi, solusi, dan semangat baru bagi pembangunan daerah," kata Nadirsyah.

Ia menegaskan, seluruh program kerja mahasiswa diharapkan dapat diselaraskan dengan agenda prioritas Pemerintah Kabupaten Tubaba, khususnya Program Tubaba Cerdas yang berfokus pada penguatan pendidikan karakter.

"Saat ini kami sedang menggalakkan Program Tubaba Cerdas dengan lima pilar pendidikan karakter. Kami berharap adik-adik mahasiswa dapat berkolaborasi, memberikan motivasi kepada guru maupun peserta didik sehingga program ini semakin kuat di lapangan," ujarnya.

Selain bidang pendidikan, Pemkab Tubaba juga mendorong mahasiswa berperan aktif dalam isu lingkungan melalui pengembangan Bank Sampah Tiyuh. Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah membangun kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengelola sampah plastik menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi.

Nadirsyah meminta para camat dan kepala tiyuh membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi mahasiswa agar ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dapat diterapkan secara langsung kepada masyarakat.

Tak hanya menjalankan program kerja, para mahasiswa juga diminta meninggalkan warisan pemikiran bagi pemerintah desa. Di akhir masa pengabdian, mereka diharapkan menyusun rekomendasi tertulis mengenai potensi yang dapat dikembangkan di masing-masing wilayah penugasan.

"Kami berharap setelah menyelesaikan KKN maupun PLP, mahasiswa dapat menyerahkan resume atau rekomendasi kepada kepala tiyuh mengenai potensi daerah yang dapat dikembangkan sebagai bahan perencanaan pembangunan," kata Nadirsyah.

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UM Metro yang hadir mewakili rektor secara resmi menitipkan seluruh mahasiswa kepada Pemerintah Kabupaten Tubaba dan masyarakat setempat.

Ia mengungkapkan bahwa UM Metro terus memperkuat kualitas pendidikan, salah satunya melalui pembukaan Program Studi Kedokteran Hewan yang saat ini tengah dipersiapkan sebagai bagian dari pengembangan institusi.

Di hadapan para peserta, ia juga berpesan agar mahasiswa menjaga nama baik almamater dengan mengedepankan sikap profetik, profesional, serta mampu beradaptasi dengan kehidupan masyarakat selama menjalankan pengabdian.

Ia mengingatkan pentingnya etika dalam menggunakan media sosial selama berada di lokasi KKN dan PLP.

"Jangan mengunggah konten yang berpotensi menimbulkan persepsi negatif. Tunjukkan kinerja terbaik, sehingga kehadiran mahasiswa benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi kebanggaan bagi universitas maupun Kabupaten Tulang Bawang Barat," pesannya.

Usai prosesi serah terima, seluruh mahasiswa langsung diberangkatkan menuju lokasi penempatan di berbagai tiyuh dan sekolah di Kabupaten Tubaba untuk memulai rangkaian program pengabdian yang telah disusun bersama masyarakat dan pemerintah daerah.
(Rohman)