Helo Indonesia

Jelang Musim Hujan, Pemkot Bandarlampung Gencarkan Pembersihan Drainase dan Penanganan Pohon Tumbang

1 jam 19 menit lalu
    Bagikan  
Jelang Musim Hujan, Pemkot Bandarlampung Gencarkan Pembersihan Drainase dan Penanganan Pohon Tumbang

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung melalui Tim Satuan Tugas (Satgas) bersama aparatur kecamatan dan kelurahan terus meningkatkan upaya penanganan lingkungan serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama menjelang musim penghujan.

Sejumlah langkah dilakukan, mulai dari membersihkan sampah dan tanaman liar di aliran sungai, mengangkat sedimentasi lumpur pada saluran drainase, hingga menangani dan mengevakuasi pohon tumbang akibat angin kencang di sejumlah wilayah Kota Bandarlampung.

Salah satunya pembersihan dilakukan di Jalan Teuku Umar, tepatnya di depan Watala, Kelurahan Penengahan, Kecamatan Kedaton. Tim Satgas bersama instansi terkait membersihkan sampah dan tanaman liar yang menumpuk di aliran sungai.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bandarlampung, Idham Basyar Syahputra, mengatakan penumpukan sampah dan tanaman liar dapat menghambat kelancaran aliran air. Jika dibiarkan, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan penyumbatan hingga meningkatkan risiko genangan dan banjir.

Dengan melibatkan BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DAMKARTAN), Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum, serta pihak kecamatan.

Selain membersihkan aliran sungai, petugas juga melakukan pengangkatan sedimentasi lumpur dan sampah yang menyumbat saluran drainase di sepanjang Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras.

Upaya serupa dilakukan di Jalan Pulau Singkep, Kecamatan Sukabumi. Pembersihan difokuskan pada saluran drainase yang mengalami penumpukan sedimentasi sehingga menghambat aliran air.

Menurut Idham, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan genangan menjelang musim penghujan sekaligus menindaklanjuti arahan Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana.

Pembersihan diprioritaskan pada saluran drainase dengan tingkat sedimentasi cukup tinggi agar kapasitas saluran kembali optimal dalam menampung dan mengalirkan debit air saat hujan turun.

"Dengan dibersihkannya saluran drainase, diharapkan aliran air kembali lancar sehingga mampu menampung dan mengalirkan debit air dengan lebih baik ketika hujan turun. Langkah ini juga merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab aparatur wilayah dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mengantisipasi potensi genangan di kawasan permukiman," ujar Idham.

Tangani Dua Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang

Selain melakukan pembersihan lingkungan, BPBD Kota Bandarlampung juga menangani dua kejadian pohon tumbang akibat angin kencang.
Penanganan pertama dilakukan di Jalan R.A. Basyid, Gang Seganti I, RT 07 LK II, Kelurahan Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjung Senang.
Pohon jenis waru dengan diameter sekitar 80 sentimeter tumbang akibat angin kencang dan menghalangi aliran sungai di sekitar lokasi.

Petugas BPBD kemudian melakukan penanganan dan evakuasi agar tidak menghambat aliran air.

Kejadian serupa juga terjadi di Jalan Yos Sudarso, Gang PT Semen Baturaja, RT 21 LK II, Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang.
Di lokasi tersebut, pohon jenis dadap berdiameter sekitar 120 sentimeter tumbang akibat angin kencang hingga menimpa kabel listrik di sekitarnya.

Petugas melakukan evakuasi untuk mengantisipasi potensi bahaya lebih lanjut.
BPBD Kota Bandarlampung mengimbau masyarakat agar turut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai maupun saluran drainase.

Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang, khususnya saat berada di sekitar pepohonan besar dan jaringan listrik.

"Apabila menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana atau membutuhkan penanganan darurat, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada petugas terkait agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat," tutup Idham.( Hajim).