Helo Indonesia

Tragedi Kebakaran di Tubaba, Ibu Sakit Tewas Terjebak Api, Baznas Salurkan Bantuan Rp.4 Juta

43 menit lalu
    Bagikan  
Tragedi Kebakaran di Tubaba, Ibu Sakit Tewas Terjebak Api, Baznas Salurkan Bantuan Rp.4 Juta

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ---Duka mendalam menyelimuti keluarga almarhumah Nurjanah, korban kebakaran rumah di Tiyuh (Desa) Mulya Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung.

Selain menghanguskan seluruh bangunan rumah, peristiwa tragis tersebut juga merenggut nyawa Nurjanah yang saat kejadian berada di dalam rumah dalam kondisi sakit.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga korban, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tubaba menyalurkan bantuan dengan total Rp.4 juta.

Bantuan tersebut terdiri atas Rp.3 juta untuk tanggap bencana dan Rp1 juta untuk pemulasaran jenazah. Penyaluran dilakukan pada Jumat (30/10/2026), sehari setelah peristiwa kebakaran terjadi.

Penyerahan bantuan dihadiri Wakil Ketua III BAZNAS Tubaba, H. Suprianto Hadi, jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Camat Gunung Agung, Kepala Tiyuh Mulya Jaya, serta pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Suprianto Hadi menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang menimpa keluarga almarhumah Nurjanah. Ia berharap almarhum mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.

"Baznas Tubaba mengelola zakat, infak, dan sedekah dari para pegawai negeri serta masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Dana yang terhimpun disalurkan melalui berbagai program, termasuk tanggap bencana dan pemulasaran jenazah, sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang BPBD Tubaba, Lisbet, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat turut berbelasungkawa atas musibah tersebut.

Menurutnya, pemerintah daerah juga memberikan bantuan berupa sembako dan sejumlah kebutuhan dasar untuk membantu meringankan beban keluarga korban.

Berdasarkan kronologi kejadian, kebakaran berlangsung pada Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 21.35 WIB.

Saat api mulai membesar, Nurjanah berada seorang diri di dalam rumah. Sementara anaknya, Kevin Nurahmah, sedang berada di rumah bibinya.

Kobaran api dengan cepat melahap bangunan karena sebagian besar konstruksi rumah terbuat dari kayu dan triplek. Dalam waktu singkat, seluruh bangunan rumah hangus terbakar dan Nurjanah meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Kepergian Nurjanah meninggalkan duka bagi keluarga, terlebih ia meninggalkan dua orang anak yang masih menempuh pendidikan di pondok pesantren tingkat aliyah.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran Baznas Tubaba dalam membantu masyarakat yang menghadapi kondisi darurat dan musibah kemanusiaan.

Melalui program tanggap bencana dan pemulasaran jenazah, Baznas berupaya memastikan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat dapat kembali memberikan manfaat kepada mereka yang membutuhkan.

Baznas Tubaba berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, sekaligus menjadi wujud nyata solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

(Rohman)