Bupati Tubaba Gandeng UMJ, Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Kolaborasi Akademik

Rabu, 8 Juli 2026 10:12
Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ---- Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung, terus memperkuat kolaborasi dengan dunia akademik sebagai bagian dari strategi mempercepat pembangunan daerah. Langkah tersebut ditandai dengan audiensi antara Bupati Tubaba, Novriwan Jaya, dan jajaran pimpinan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) di Rumah Dinas Bupati, Selasa (7/7/2026).

Pertemuan yang berlangsung hangat itu menjadi momentum awal penjajakan kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan sumber daya manusia berbasis potensi daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Novriwan Jaya memaparkan arah pembangunan Kabupaten Tulang Bawang Barat yang kini berfokus pada penguatan ketahanan pangan melalui pengembangan sektor peternakan sebagai salah satu kekuatan ekonomi daerah.

Menurutnya, sektor peternakan tidak hanya berperan dalam menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya peternak. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong penguatan kelembagaan peternak, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pembangunan kawasan peternakan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian adalah Bolo Ngarit, sebuah gerakan yang dirancang untuk memperkuat ekosistem peternakan melalui penyediaan hijauan pakan ternak, peningkatan kompetensi peternak, serta penguatan kelompok ternak di tingkat masyarakat.

"Bolo Ngarit bukan sekadar program peternakan, tetapi bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Novriwan.

Selain memaparkan berbagai program prioritas daerah, audiensi juga membahas peluang kolaborasi konkret antara Pemkab Tubaba dan UMJ. Kerja sama tersebut diharapkan mencakup pendampingan program pembangunan, riset terapan, inovasi teknologi, hingga penguatan kapasitas aparatur dan masyarakat.

Novriwan menegaskan, keterlibatan perguruan tinggi menjadi faktor penting dalam menghadirkan kebijakan pembangunan yang berbasis data dan kajian ilmiah.

"Dukungan dari kalangan akademisi sangat penting dalam memperkuat perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi program pembangunan. Melalui sinergi ini kami berharap lahir berbagai inovasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tubaba," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Jakarta, Prof. Dr. Muhammad Hadi, S.K.M., M.Kep., menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kabupaten Tubaba. Ia menegaskan komitmen UMJ untuk membangun kemitraan yang produktif melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk hadir memberikan solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan daerah melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Audiensi tersebut turut dihadiri Wakil Rektor IV UMJ Dr. Septa Candra, S.H., M.H., Koordinator PSDKU Sampor Ali, S.E., M.M., Wakil Koordinator PSDKU Bidang Akademik Dr. Irna Nursanti, S.Kep., M.Kep., Sp.Mat., Wakil Koordinator PSDKU Bidang Umum Ahmad Yusuf Musthofa, S.E., M.H., Kepala Bagian PMB UMJ Angga, serta Bagian Informasi PSDKU Isnasari Berlian Zulkarnen, A.Md.Keb.

Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak berharap dapat segera merealisasikan kerja sama yang berkelanjutan dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan sektor-sektor strategis berbasis potensi lokal.

Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi model sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendorong pembangunan yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.
(Rohman)

Berita Terkini