✕

Kampanye di Pulung Kencana, Hendarwan Ajak Warga Lanjutkan Pembangunan: Ingat Nomor 2!

Kamis, 15 Oktober 2026 13:23
Kampanye di Pulung Kencana, Hendarwan Ajak Warga Lanjutkan Pembangunan: Ingat Nomor 2!

TUBABA LAMPUNG-HELOINDONESIA.COM–
Suasana kampanye calon Kepalo Tiyuh (Kepala Desa) Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, Hendarwan, S.H., M.H., berlangsung meriah, Rabu (14/10/2026).

Kampanye yang dipusatkan di RK 3 Tiyuh Pulung Kencana itu diwarnai antusiasme warga, pertunjukan seni budaya tradisional, serta seruan dukungan kepada calon nomor urut 2 tersebut.

Hendarwan, yang maju kembali dalam Pemilihan Kepala Tiyuh (Pilkati) Serentak 2026, mengusung pesan keberlanjutan pembangunan. Di hadapan warga dan tim pendukungnya, ia mengajak masyarakat menggunakan hak pilih pada 21 Oktober 2026.

Pertunjukan jaranan atau kuda lumping dari kelompok Putra Karya Budaya turut memeriahkan kegiatan. Iringan musik tradisional menarik perhatian warga yang hadir, sementara salam dua jari tampak diangkat oleh sejumlah peserta kampanye sebagai simbol dukungan kepada Hendarwan.

Hendarwan hadir bersama istri, keluarga, dan tim pemenangannya. Turut hadir tokoh adat yang juga Ketua Federasi Adat Megou Pak Kabupaten Tubaba, Hi. Herman Arta.

Dalam orasinya, Hendarwan menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menentukan pemimpin Tiyuh Pulung Kencana untuk periode berikutnya.

Ia mengingatkan warga agar tidak melupakan rekam jejak dan hasil pembangunan yang telah berjalan selama masa kepemimpinannya.

"Saudara-saudara, tinggal hitungan hari lagi, tanggal 21 Oktober 2026, kita semua datang ke TPS. Ingat nomor urut 2! Memilih Kepalo Tiyuh menentukan arah masa depan kita. Lihat apa yang sudah kita bangun bersama selama delapan tahun. Itu hasil kerja kita semua. Jangan biarkan kemajuan berhenti di sini," kata Hendarwan.

Ia juga mengajak masyarakat menjaga pelaksanaan pesta demokrasi agar berlangsung dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran dan persatuan.

Menurutnya, pilihan politik harus didasarkan pada hati nurani, rekam jejak, dan hasil kerja, bukan karena iming-iming materi.

"Mari kita jaga pesta demokrasi ini dengan luhur. Tolak politik uang! Uang bisa habis, tetapi kepercayaan rakyat tidak bisa dibeli. Pilihlah dengan hati nurani, lihat rekam jejak dan hasil nyata. Bersama-sama, Pulung Kencana pasti lebih maju dan warganya sejahtera," tegasnya.

Pesan tersebut menjadi bagian dari ajakan Hendarwan kepada masyarakat untuk mempertimbangkan keberlanjutan program pembangunan dalam menentukan pilihan pada hari pencoblosan.

Dukungan kepada Hendarwan juga disampaikan Hi. Herman Arta. Tokoh adat yang turut berperan dalam proses pemekaran Kabupaten Tubaba itu menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan Hendarwan dalam melanjutkan pembangunan di Pulung Kencana.

Dalam sambutannya, Herman menilai pengalaman dan rekam jejak kepemimpinan menjadi pertimbangan penting bagi masyarakat dalam menentukan pilihan.

"Saya salah satu tokoh pemekaran Kabupaten Tulang Bawang Barat. Saya tahu siapa yang paling pantas memimpin kita. Adinda Hendarwan sudah membuktikan kerja nyatanya. Saya yakin, jika beliau kembali dipercaya memimpin periode 2026–2034, Pulung Kencana akan melangkah lebih jauh lagi," ujar Herman.

Ia juga mengajak masyarakat menentukan pilihan dengan mempertimbangkan kemajuan dan kesejahteraan tiyuh ke depan.

"Demi kemajuan, kemakmuran, dan kesejahteraan kita semua, satu suara, pilih Hendarwan nomor urut 2!" serunya.

Kampanye tersebut menjadi salah satu momentum bagi Hendarwan untuk menyampaikan pesan keberlanjutan pembangunan sekaligus mengajak masyarakat berpartisipasi dalam Pilkati Serentak 2026.

Dengan jadwal pencoblosan pada 21 Oktober 2026, kontestasi pemilihan Kepalo Tiyuh Pulung Kencana kini memasuki tahapan penting. Para calon berupaya meyakinkan masyarakat melalui visi, pengalaman, dan program yang ditawarkan.

Bagi Hendarwan, pesan yang dibawa dalam kampanye kali ini adalah melanjutkan pembangunan yang telah berjalan dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, keputusan akhir berada di tangan warga Pulung Kencana yang akan menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS) pada hari pencoblosan.

(Rohman)

Berita Terkini