Helo Indonesia

Sherly Tjoanda Gubernur Terpilih Tionghoa Perempuan Pertama Indonesia, Menangi Pilkada Maluku Utara

Satwiko Rumekso - Nasional -> Politik
Jumat, 29 November 2024 13:56
    Bagikan  
Sherly Tjoanda dan Benny Laos
Instagram

Sherly Tjoanda dan Benny Laos - Sherly Tjoanda gubernur perempuan pertama Tionghoa

HELOINDONESIA.COM - Sherly Tjoanda berdasarkan data terakhir real count KPU dari 91,34 persen suara yang masuk, Jumat pagi (29/11), unggul telak di Pilgub Maluku Utara.

Politisi berusia 40 tahun itu tidak terbendung menghempaskan tiga pesaingnya dengan angka mayoritas meyakinkan sebesar 51,89 persen suara.

Pesaing terdekatnya Sultan Tidore dan Senator Husain Alting Sjah hanya mampu meraih separuh dari raihan suara Sherly yaitu 24,80 persen.

Adapun sebenarnya sudah ada dua politisi Tionghoa yang berhasil menduduki posisi gubernur di Indonesia yaitu Henk Ngantung dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Kedua sosok ini sama-sama pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Baca juga: Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Pemerintah pada Pendidikan di Puncak Hari Guru Nasional

Namun, Henk dan Ahok tidak pernah dipilih langsung oleh rakyat.

Henk Ngantung ditunjuk oleh Presiden Soekarno sebagai gubernur sedangkan Ahok yang ketika itu menjabat wakil gubernur otomatis naik menjadi orang nomor satu Jakarta setelah pendahulunya Joko Widodo (Jokowi) terpilih sebagai presiden.

Karena Tragedi

Yang semakin mencengangkan adalah fakta bahwa sebenarnya Sherly tidak pernah berencana untuk terjun ke dunia politik apalagi menjadi calon gubernur.

Ibu tiga anak itu memasuki gelanggang politik setelah kematian tragis suaminya Benny Laos, mantan Bupati Pulau Morotai, yang meninggal dalam kecelakaan speedboat bulan lalu pada 12 Oktober.

Perempuan berdarah Ambon ini ikut mendampingi suaminya ketika kecelakaan terjadi. Dia lolos dari maut namun mengalami luka bakar dari lutut sampai telapak kaki.

Sherly kemudian dipilih oleh koalisi 7 partai politik yang dimotori Partai NasDem untuk menggantikan suaminya sebagai calon gubernur.

Kemenangan bersejarah Sherly sebagai seorang triple minoritas yaitu perempuan, Kristen Protestan, dan Tionghoa, semakin mengundang decak kagum mengingat mayoritas warga Maluku Utara yaitu sebesar 74,5 persen memeluk agama Islam.

Agama Kristen berada di posisi kedua dengan 25,47 persen.

Hasil luar biasa yang diraih perempuan penyuka laut dan snorkeling ini menunjukkan bahwa toleransi dan keberagaman tetap menjadi kekuatan penting di Maluku Utara

Menanggapi keunggulannya, Sherly menuliskan pesan mengharukan di Instagramnya menyampaikan rasa rindunya kepada sang suami.

Baca juga: Menguat, Usulan Polri Harus Kembali di Bawah Kendali TNI

"Kesayanganmu kangen dan sayang sama papi. Mereka semua gantiin papi mendukungku," tulisnya pada Kamis (28/11).

Sherly Tjoanda memuji pemilih Maluku Utara yang semakin cerdas menggunakan akal sehat dan hati nurani dalam memilih pemimpin tanpa dipengaruhi politik uang.

Dia juga menuliskan kebanggaannya atas kemenangannya sebagai seorang minoritas dengan menggunakan politik modern yang santun dan cerdas.

Sherly dikenal sebagai sosok istri yang sangat mendukung karier politik suaminya.

Tercatat dia kerap mendampingi almarhum Benny untuk mensosialisasikan program kerja pemerintahan Kabupaten Morotai yang berfokus terutama di bidang kesehatan ditambah pendidikan dan perumahan.

Sebelum terjun ke politik, Benny Laos sendiri dikenal sebagai seorang pengusaha di bidang pelayaran dan properti.

Sherly menikah dengan Benny pada usia yang relatif muda yaitu 21 tahun pada tahun 2005. Mereka dikaruniai tiga orang anak yaitu Edbert, Edelyn, dan Edrick. ***