LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ---- Bulan Ramadan 1446 H menjadi momentum, pertemuan dua tokoh pemimpin Pesawaran, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dan Mantan Wakil Bupati Eriawan (2016-2021), Senin (24/3/2025).
Di tengah gejolak politik pascaputusan Mahkahmah Konstitusi (MK), silaturahmi kedua tokoh ini menjadi penyejuk jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan pembangunan Kabupaten Pesawaran lima tahun yang akan datang.
PSU
Dendi dan Eriawan setuju jika PSU menjadi proses demokrasi yang bermartabat, sejuk, dan damai dengan saling menjaga persatuan dan kesatuan, bijak dalam menggunakan media sosial, hindari berita bohong (hoaks), fitnah dan ujaran kebencian.
Keduanya menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Pesawaran untuk sama-sama menjaga PSU Pilkada Pesawaran berjalan baik agar tak terjadi gesekan-gesekan di akar rumput.
“Tadi, kita sempat berdiskusi banyak hal, salah satunya membahas terkait politik, namun yang paling penting, pembangunan dan kemajuan di Kebupaten Pesawaran,” kata Dendi, Senin (24/3/2025).
PEMBANGUNAN
Menurut Dendi Ramadhona, pembangunan suatu daerah tidak akan mungkin bisa dilakukan hanya satu pihak, tentu ada masukan dari tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pihak lainnya.
“Beliau (Eriawan) merupakan sosok yang banyak pengalaman dan orang yang enak untuk diajak berdiskusi untuk kemajuan suatu daerah,” ujar Dendi Ramadhona kepada Helo Indonesia.
“Masyarakat paling sering menyampaikan harapan mereka terhadap peningkatan infrastruktur . Lainnya, kesejahteraan masyarakat," kata Eriawan. Dia berharap masukan itu dapat diterima dan dialokasikan oleh pemerintahan. (Rama)
