WAYKANAN, HELOINDONESIA.COM — Kursi Wakil Bupati (Wabup) Waykanan akhirnya terisi oleh M. Galang Putra Rahman, putra bupati setempat yang meninggal saat baru terpilih kepala daerah, Ali Rahman. Sang putra memborong semua suara DPRD Waykanan, Provinsi Lampung.
Galang nomor urut satu mengalahkan Sony Setiawan nomor urut dua pada rapat paripurna pemilihan yang dipimpin Ketua DPRD Rial Kalbadi, didampingi Wakil Ketua I Adinata dan Wakil Ketua II Bambang Irawan, Kamis (17/9/2026).
Rapat memenuhi kuorum karena seluruh 40 anggota DPRD hadir. Hasil 40-0 itu sekaligus mengakhiri proses panjang pengisian jabatan wakil bupati Waykanan untuk sisa masa jabatan 2025-2030.
Sebelumnya, Galang dan Sony telah melalui tahapan pendaftaran, penelitian administrasi, penetapan calon dan nomor urut, hingga penyampaian visi dan misi di hadapan DPRD.
Setelah penghitungan suara, Panitia Pemilihan menetapkan Galang sebagai calon yang memperoleh suara terbanyak. Proses berikutnya adalah penetapan hasil pemilihan dan tahapan administratif sebelum menjalankan tugas sebagai Wakil Bupati.
Putra Ali Rahman
Galang bukan nama baru dalam politik Lampung. Pria kelahiran Kotabumi, 18 November 1998, itu merupakan anggota DPRD Provinsi Lampung periode 2024-2029 dari Partai Gerindra.
Pada Pemilu 2024, Galang terpilih dari Daerah Pemilihan V Lampung yang meliputi Way Kanan dan Lampung Utara. Ia merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Lampung tahun 2023.
Di luar parlemen, Galang pernah menjadi Ketua Satuan Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Cabang Bandarlampung 2018-2020, Wakil Ketua DPD KNPI Lampung 2022-2025, serta Wakil Bendahara Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Lampung periode 2022-2026.
Galang juga merupakan putra almarhum Ali Rahman, yang pernah memimpin Waykanan, dan kini akan mendampingi Bupati Ayu Asalasiyah hingga akhir masa jabatan 2025-2030.
Bukan Selesai di Sini
Usai pemilihan, Galang menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan DPRD Way Kanan. “Alhamdulillah, semua itu atas izin Allah. Bagaimana terpilih bukan selesai di sini, kita masih panjang," kata Galang.
Sementara itu, Bupati Ayu Asalasiyah menyebut terpilihnya wakil bupati menjadi momentum untuk memperkuat sinergi pemerintahan. Ia menekankan pentingnya solidaritas dan kolaborasi dalam menjalankan roda pemerintahan serta pembangunan di Bumi Ramik Ragom.
Kini, angka 40-0 menjadi penanda babak baru politik pemerintahan Way Kanan: Galang Putra Rahman masuk ke panggung eksekutif setelah sebelumnya duduk sebagai legislator.
Kursi wakil bupati telah terisi. Pekerjaan berikutnya jauh lebih panjang—membuktikan bahwa 40 suara di ruang paripurna dapat diterjemahkan menjadi kerja nyata di tengah masyarakat. (HBM)
