Helo Indonesia

Pagelaran Ragam Seni Budaya Rembang Pukau Pengunjung di TMII

Senin, 11 November 2024 11:44
    Bagikan  
Pagelaran Ragam Seni Budaya Rembang Pukau Pengunjung di TMII

Pertunjukan kolosal seni budaya Rembang memukau pengunjung TMII. Foto: Ist

REMBANG, HELOINDONESIA.COM - Pagelaran beragam seni budaya Kabupaten Rembang yang dipanggungkan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu 10 November 2024, memukau penonton yang memadati lokasi acara.

Tidak hanya warga asli Rembang yang tinggal di ibu kota, namun juga pengunjung dari luar Jawa Tengah yang sengaja berkunjung ke TMII turut hadir menyaksikan pementasan tersebut.

Baca juga: Tim PkM USM Beri Pelatihan Digital Marketing kepada Anggota Karang Taruna Gayamsari

Berlokasi di pendapa anjungan Jawa Tengah, pagelaran dimulai dengan penampilan grup campursari dari Pantai Balongan, Desa Balong Mulyo, Kecamatan Kragan, di bawah pimpinan Ali Nasikin.

Widya Veronica dan Rosya Zelvia bergantian melantunkan lagu-lagu campursari sebagai ucapan selamat datang kepada penonton yang berasal dari berbagai kota.

Selanjutnya, dua siswi MAN 2 Rembang, Virmania Priandini dan Fauzatul Ulya, menampilkan Tari Bondan Kendi. Para penonton terlihat terpukau dan banyak yang mengabadikan momen tersebut.

Kolosal

Sebagai penutup, Sanggar Seni Barong Condro Mowo dari Kecamatan Pamotan menampilkan pertunjukan kolosal yang terdiri dari tari cemeti, rampak barongan, bujangganong, jaranan, serta drama tari "Wangsit Satrio Jati."

Baca juga: Empat Rekomendasi Wisata Pantai di Kabupaten Kendal, HTM Ramah Dikantong

Chinsan, warga Jakarta Barat yang menonton pagelaran ini bersama kedua orang tuanya, mengaku tertarik dengan kesenian dan budaya. Ia sering mendokumentasikan penampilan seni melalui kameranya untuk dibagikan di media sosial.

"Its oke (pagelaran seni budaya Rembang yang ditampilkan bagus - red). Belum tau sama sekali (belum tahu tentang kesenian dari Rembang sebelumnya- red), kalau ada yang menarik terutama tentang budaya Dayak, Bali ataupun Jawa seperti ini, its oke (jika ada kesempatan datang- red)," ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Rembang, Muttaqin, menyatakan apresiasinya terhadap antusiasme penonton, terutama warga Rembang yang tinggal di Jakarta. Ia berharap tahun depan Rembang bisa tampil lebih baik lagi, menghibur masyarakat di Jakarta sekaligus mempromosikan potensi wisata, seni budaya, dan produk UMKM.

"Ada juga penonton dari luar negeri yang tertarik dengan kearifan lokal seni budaya kita, termasuk koreografi membakar dupa. Beliau ingin berkomunikasi lebih lanjut dengan kami, sehingga tadi memberikan kartu nama," pungkas Muttaqin. (Aji)