JEPARA, HELOINDONESIA.COM - Menyusuri Desa Wisata Tegalsambi di pesisir laut utara Jawa, di kabupaten Jepara, kita akan menjumpai nuansa khas pesisir yang indah dan memanjakan mata. Sejak ditetapkan sebagai desa wisata berdasarkan SK Bupati nomor 556/329 Tahun 2020, Tegalsambi terus bersolek.
Keunggulan Tegalsambi adalah panorama alam berupa pantai pasir putih dengan air laut yang jernih dan memanjakan mata wisatawan.
Pada ajang Gelar Desa Wisata Jawa Tengah 2024 yang digelar Disporapar Jateng, Desa Wisata Tegalsambi tampil sebagai juara III dalam pengumuman juara di Purworejo 13 September 2024 lalu.
Baca juga: 66 Finalis Mas Mbak Jateng 2024 Jalani Masa Karantina, Ada Sesi Wawancara dan Apresiasi Seni
Daya tarik desa wisata ini adalah warganya yang memiliki kreativitas yang dapat dilihat melalui keahlian mereka dalam mengukir kayu, membuat mebel furniture, serta pembuatan cendera mata dari limbah kayu mebel.

Tim penilai Gelar Desa Wisata Jawa Tengah Candra Adhi Nugroho terpesona dengan potensi khas Desa Wisata Tegalsambi, Kecamatan Tahunan, Jepara ini. Menurutnya, potensi desa wisata Tegalsambi memiliki daya tarik yang berbeda dengan desa wisata lainnya.
Selain pesona pantai dan kuliner laut, lanjutnya, Kampung Ukir di Desa Tegalsambi juga mendapatkan perhatian khusus. Pengukir lokalnya telah menciptakan karya yang mendapat pengakuan internasional, termasuk replika mimbar Masjid Al-Aqsa Palestina yang fenomenal.
“Kampung ukir itu sangat luar biasa, pengukirnya berkelas internasional. Ternyata sudah pernah membuat karya yang fenomenal hingga luar negeri,” tutur Candra, saat melakukan verifikasi dan validasi lapangan, di Pondok Wisata Tegalsambi, Minggu (25/8) seperti dilansir Jatengprov.go.id.
Baca juga: Menparekraf: Wonderful Indonesia Outlook 2024/2025 Gambarkan Arah Pengembangan Parekraf Masa Depan
Tak hanya itu, menurutnya, batik khas Tegalsambi memiliki kualitas setara dengan batik dari wilayah pesisir lainnya berkat motif, warna, dan coraknya yang menawan.
''Belajar ukir di Desa Tegalsambi Jepara merupakan bagian dari wisata edukasi. Sisi menarik batik di sini berupa motif gambar, warna cerah pesisiran, yang dikerjakan tangan, bukan cap,'' kata pria yang bekerja di media ini.

Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta menyampaikan apresiasi terhadap pihak Desa Wisata Tegalsambi. Menurutnya, desa itu unggul tidak hanya dalam aspek pariwisata, tetapi juga dalam penerapan prinsip antikorupsi.
Disampaikan Edy, Tegalsambi memiliki kuliner yang khas, seperti kintelan, ikan bakar, dan pindang serani yang menjadi daya tarik utama. Selain itu, juga menawarkan fasilitas penginapan, berupa homestay untuk mendukung pengalaman wisata.
Baca juga: Tasyakuran Talang Tawing, Warga Ikuti Kirab Budaya dan Sembelih Kerbau Bule
Sebelumnya, Petinggi Tegalsambi, Agus Santoso memaparkan berbagai keunggulan desanya. Ia menjelaskan integrasi potensi alam dan budaya sebagai kunci pengalaman wisata unik di desa ini.
“Anak-anak muda di desa ini terinspirasi oleh tradisi perang obor, untuk menciptakan batik dengan motif tersebut,” ujarnya.
Saat menerima penghargaan sebagai juara III Gelar Desa Wisata 2024, Agus mengatakanb selain wahana yang menarik, Desa Wisata Tegalsambi juga menawarkan menawarkan paket wisata dengan harga ekonomis. Meliputi susur pantai menaiki perahu wisata, wisata edukasi, dan juga wisata kuliner.
Bahkan tersedia pula homestay atau inap keluarga dengan suasana pedesaan.
Agus menuturkan, keberadaan desa wisata mampu meningkatkan kesejahteraan dan memberdayakan masyarakat desa.
Petinggi Tegalsambi berharap prestasi itu mampu memotivasi desa Tegalsambi ke depannya agar lebih maju dan memotivasi desa-desa wisata lain untuk lebih menggerakkan wisata di Jepara. (Aji)
