Helo Indonesia

Bangun Pabrik, Perusahaan Tiongkok Bakal Tanam Investasi Rp 1 Triliun ke Jateng

Ajie - Ekonomi
Selasa, 25 November 2025 07:05
    Bagikan  
Bangun Pabrik, Perusahaan Tiongkok Bakal Tanam Investasi  Rp 1 Triliun ke Jateng

Wagub Jateng Taj Yasin saat menerima audiensi perwakilan perusahaan Tiongkok Wanxinda Group

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin menerima audiensi perwakilan direksi perusahaan asal Tiongkok, Wanxinda Group, di ruang kerjanya, Senin, 24 November 2025.

Rencananya, Waxinda Group akan berinvestasi di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) Kabupaten Batang, Jawa Tengah senilai Rp 1 triliun. Perusahaan tersebut akan menanamkan investasinya di lahan seluas 98 hektare di kawasan tersebut.

Baca juga: Mayat Pria Ditemukan di Bendungan Sungai Tideng, Diduga Jatuh Lalu Terbawa Arus

Perwakilan Wanxinda Group, Khairul Mahalli mengatakan, perusahaannya berencana membangun pabrik di Jateng. Selain itu, bersama-sama mendorong pembangunan ekonomi antara Indonesia dan Tiongkok.

"Rencananya Waxindo Group akan membawa Investasi ke Indonesia sebanyak 700 proyek, termasuk ke KITB, dengan lima sektor/bidang usaha yaitu, motor listrik, kosmetik, fashion, kesehatan, dan elektronik," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin menyampaikan apresiasinya terhadap rencana penanaman investasi tersebut. Diharapkan, investasi di Jawa Tengah terus meningkat.

Angkat Perekonomian

Hal tersebut dikarenakan Kawasan Industri Batang termasuk kawasan industri yang paling strategis dan modern di Jawa Tengah.

"Kami berharap kehadiran Wanxinda Group akan meningkatkan perekonomian di Jawa Tengah, menyerap banyak tenaga kerja, dan juga meningkatlan ekspor Jawa Tengah," kata dia.

Baca juga: Runningirls USM Gelar Fun Run di Lapangan Kodam IV/Diponegoro

Sebagai informasi, Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, realisasi investasi di provinsi ini pada Januari-September 2025 mencapai Rp66,13 triliun atau 84,42 persen dari target tahunan penanaman modal.

Capaian ini, diikuti dengan serapan tenaga kerja sebanyak 326.462 pekerja, terbanyak nomor dua se pulau Jawa. (Aji)