HELOINDONESIA.COM - Sebuah utas mengerikan yang dibuat menjadi thread oleh akun Twitter herrycahyadi pada Jumat (21/7/2023) terasa memilukan.
"Udah pada tau kejadian ini? Dari kemarin saya pengin tuit. Tapi saya tahan. Cuma gak bisa ini didiamkan," tulisnya.
Menurutnya, orang-orang India di Manipur melecehkan 2 perempuan Kristen. Kedua perempuan itu ditelanjangi, digrepe, bahkan ada yang bilang diperkosa ramai-ramai.
"Anjing banget mereka ini. Ada videonya, gak tega lihatnya," tambahnya.
Baca juga: Bos RM Rajo Minang 3 dan Putranya Tewas Terlintas Truk di Rajabasa
Diungkapkan, peristiwa sadis di Manipur itu sudah terjadi sejak Mei lalu. Tapi baru tersebar sekarang karena ada pemblokiran internet di sana.
Keluarga korban sudah melapor, tapi dicueki oleh polisi. Baru setelah viral, polisi gelagapan sok bertindak cepat. Mirip seperti negara tetangganya.
Dikatakan, peristiwa Ini merupakan rangkaian konflik etnis antara Meiteis mayoritas Hindu dan Kuki minoritas Kristen.
Konflik sebenarnya sudah lama. Tapi konflik terakhir tereskalasi sejak Mei lalu.
Baca juga: Pemain Lama Arema FC Greg Nwokolo Kembali Ditarik ke Kandang Singo Edan, ini Alasannya
Setidaknya dalam insiden itu 130 orang tewas, 60 ribu warga mengungsi.
Akar dr konflik ini perebutan pengaruh politik dan wilayah.
Lalu kenapa menargetkan perempuan?
Isu yg berkembang di Meitei, ada perempuan Meitei Hindu yg diperkosa milisi Kuki. Dr sinilah lingkaran dendam terbentuk.
"Apapun itu, perlakuan seperti ini sangat biadab," ujarnya.
Baca juga: Studi: Smartwatch Dapat Mendeteksi Parkinson Hingga 7 Tahun Sebelum Gejala Muncul
Berikut thread kronologis yang diutas akun media sosial Twitter SouthAsiaIndex yang kembali direplay herricahyadi.
Terlihat video dua wanita Kuki diarak telanjang di jalanan, dianiaya dan kemudian diperkosa telah mengguncang India.
Laporan rinci tentang insiden mengerikan terjadi di wilayah Manipur Timur Laut India.
Dalam konflik itu lebih dari 160 orang tewas dalam kekerasan etnis dalam dua bulan terakhir.
Baca juga: Miris, di Amerika Banyak Pasien Parkinson Tidak Mendapat Perawatan yang Dibutuhkan, Ini Alasannya
Para wanita itu mencoba melarikan diri dari gerombolan yang menyerang rumah mereka di desa dan membunuh ayah mereka.
Wanita diselamatkan oleh unit polisi. Namun, 1.000 massa memblokir jalan dan menculik para wanita itu.
Para wanita kemudian ditelanjangi, diarak di jalan-jalan & dilecehkan secara seksual oleh 1500 pria.
Saudara laki-laki mereka yang berusia 19 tahun digantung & dibunuh oleh massa ketika mencoba menyelamatkan kerendahan hati saudara perempuannya dari massa.
Baca juga: Julian Schwarzer Belum Jaga Gawang Arema FC, Bali United Perpanjang Penderitaan Singo Edan 3-1
Insiden itu terjadi pada 4 Mei, di Nongpok Sekmai di distrik Thoubal, negara bagian Manipur.
Belum ada penangkapan yang dilakukan.
Negara bagian Manipur dilanda perang etnis yang mematikan antara suku Hindu Meiti dan suku Kristen Kuki selama berbulan-bulan.
India telah mengerahkan ribuan pasukan paramiliter di wilayah tersebut, namun belum ada akhir dari bentrokan etnis.
Suku Kuki menuduh bahwa Meitis telah didukung oleh pemerintah negara bagian dari partai BJP nasionalis Hindu yang berkuasa.
Baca juga: Bustami Zainudin: Penting dan Strategis Penanaman Budaya Luhur Melalui Wayang Kulit
Mirisnya lagi, PM Modi, yang tetap diam atas kekerasan di Manipur, mengutuk insiden tersebut & menyebutnya "memalukan bagi India".
Wilayah Timur Laut India, yang menampung tujuh negara bagian, juga diganggu oleh berbagai gerakan separatis.
