Helo Indonesia

Perbedaan Antara Pengobatan Akupuntur Tradisional China dengan Akupuntur Moderen

M. Haikal - Ragam -> Kesehatan
Jumat, 13 Desember 2024 19:24
    Bagikan  
Pengobatan Akupuntur
Foto: ist

Pengobatan Akupuntur - Berbagai cara pengobatan akupuntur secara tradisional dan moderen.

HELOINDONESIA.COM - Cara pengobatan tradisional akupuntur masih menjadi pilihan bagi sebagian orang dalam menyembuhkan berbagai masalah penyakit yang mendera.

Sejatinya, akupuntur adalah metode pengobatan tradisional yang berasal dari Tiongkok. Ini adalah pengobatan dengan cara menyisipkan jarum tipis ke titik-titik tertentu di tubuh.

Diharapkan, penyisipan jarum-jarum itu bertujuan untuk merangsang proses penyembuhan alami dan meningkatkan keseimbangan energi tubuh.

Dari beberapa informasi yang dihimpun, teknik ini didasarkan pada konsep energi vital, yang disebut chi (qi), yang diyakini mengalir melalui jalur-jalur tertentu di tubuh yang dikenal sebagai meridian.

Baca juga: Kejaksaan Agung Periksa Dua Saksi Terkait Korupsi Jalur Kereta Api Besitang-Langsa

Namun dalam event Indonesia Wellness Tourism International Festival (IWTIF) 2024 yang digelar bulan November 2024 lalu, salah satu Tim Etnaprana Wellness dr. Hartono Gunarso, Sp.Ak mengungkapkan tentang akupunktur medis.

Menurutnya, Akupunktur Medis Barat merupakan metode terapi terapeutik yang melibatkan penyisipan jarum halus.

“Ini adalah adaptasi dari akupunktur Cina menggunakan pengetahuan saat ini tentang anatomi, fisiologi dan patologi, dan prinsip-prinsip kedokteran berbasis bukti,” paparnya.

Dia mengungkapkan bahwa akupuntur berasal dari bahasa latin, yakni "Acus" (jarum) dan "Punctura" (menusuk).

Baca juga: WTF 2024: Jojo Tundukkan Kunlavud, Maju ke Semifinal, Susul Fajar/Rian

“Akupuntur adalah teknik stimulasi titik akupunktur. Tujuan dari akupuntur ini bersifat promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif,” tambahnya.

dr. Hartono Gunarso, Sp.Ak membagi dua jenis akupuntur ala Barat dan akupuntur tradisional.

Menurutnya, Akupunktur Medis membuat diagnosis didasarkan pada perawatan medis konvensional. Dasar terapi ini didasarkan pada EBM. EBM dalam medis adalah singkatan dari Evidence-Based Medicine atau Pengobatan Berbasis Bukti.

“Mekanisme kerjanya didasarkan pada Neuro, Endokrin dan Kekebalan. Dan akupuntur ini dilakukan oleh dokter,” tambahnya.

Baca juga: UML Wisuda 250 Mahasiswanya di Emersia Hotel

Sementara itu, lanjutnya, Akupunktur Tradisional atau Traditional Chinese Medicine (TCM) diagnosis berdasarkan filosofi harmoni manusia dengan alam.

“Dasar terapi berbasis empiris. Mekanisme kerja berdasarkan Yin-Yang, Sirkulasi Qi. Praktisi yang mengobati akupuntur bukan seorang dokter,” ujarnya.