Helo Indonesia

Melepas Stres dan Ketegangan dari Dalam Tubuh dengan Meditasi, Healing, Olah Pernapasan dan Getaran

M. Haikal - Ragam -> Kesehatan
Jumat, 7 Februari 2025 02:13
    Bagikan  
Olahraga pernapasan
Foto: tangkapan layar

Olahraga pernapasan - Olahraga pernapasan bisa memberikan manfaat kesehatan dan melepaskan diri dari rasa stres dan mencegah berbagai penyakit.

HELOINDONESIA.COM -Di dalam diri kita tersapat mental sekaligus emosional. Ada pikiran, perasaan yang mempengaruhi tindakan kita.

Ketika kita bahagia kita bisa melihat begitu banyak hal baik di luar.

Tapi ketika kita tegang, stres kita tidak bisa melihat kebaikan dan kita tidak bersyukur. Kita lebih kepada komplain secara terus-menerus tentang kehidupan.

"Nah ini adalah beberapa hal yang ditemukan dalam riset-riset kita. Jadi ada di Borobudur itu tentang cara pemijatan dan herbal sejak tahun 800-900 masehi," ungkap trainer olahraga Pernapasan Indonesia, Dian Martin seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Kamis (6/2/2025).

Baca juga: Usai Ditetapkan KPU Bupati Terpilih Pringsewu, Riyanto Sampaikan Maaf

Terus, lanjutnya, di beberapa tempat ada "ausadh" juga. Bagaimana menggunakan getaran sebagai sarana pengobatan, juga berfungsi sebagai sarana healing.

"Jadi healing ini bukan karena jalan-jalan kita healing. Tapi karena getaran," ujarnya.

Menurut Dian Martin, biasanya kalau mau healing harus beli tiket dan pesan hotel.

"Tapi kita sekarang healing bisa menggunakan vibrasi, getaran. Semua orang boleh ikut healing. Ini adalah salah satu latihan yang saya lakukan dan membuat saya sembuh pada saat itu," papar Dian Martin.

Baca juga: Pj. Gubernur Lampung Hadiri Peringatan Isra Mi’raj 1446 H, Momentum Transformasi Diri Menuju Pribadi Lebih Baik

Dia pun mengungkapkan tahapannya. Ketika kita tegang, ketika kita penuh rasa takut. Di malam hari kita dengar telepon.

" Wah ada kabar buruk apa nih gitu ya. Sebelum tidur Kita sudah mematikan TV, tetapi TV di pikiran kita tidak mati-mati sambil kita tidur. Begitu bangun tidur bukan segar tetapi kita merasa was-was, kita khawatir," jelasnya.

Dia pun mengungkapkan ciri-ciri seseorang mengalami stres.
Dia juga menceritakan ketika bertanya kepada seorang.

"Apakah anda stres, oh enggak. Saya orangnya menerima, saya orangnya sabar, cuma saya susah tidur. Saya orangnya menerima dan sabar tapi cuma pundak saya ini keras, saya tuh enggak stres," ujarnya.

Baca juga: Komentar Qodratul-Hankam Pascaditetapkan KPU Kada Tuba 2025-2030

Tak hanya itu, orang tersebut juga mengatakan bahwa melihat segala sesuatunya positif.

"Cuma saya itu perutnya maag. Pengakuan teman-teman itu berarti menandakan stres. Tolok ukur paling mudah adalah fisik," tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan, ketika kita sering pusing, ketika kita sering sakit maag padahal sudah menjaga makanan, ketika nafas kita pendek dan jantung sering berdebar kemudian pundak kita keras, ketahuilah itu adalah alarm dari tubuh ini

"Hai Dian Martin kamu stres loh, kamu sudah berlebih beban mental dan energimu. Kamu perlu mengolahnya. Jadi saya mengajak semua orang untuk melihat pada pundaknya. Pegang pundaknya masing-masing di rumah keras enggak? Kalau keras berarti perlu untuk melepaskan ketegangan dari leher,". urainya.

Baca juga: Pembukaan Porprov Jateng di Kota Semarang, Penutupan Diminta Bupati Kendal

Maka dari itu, lebih lanjut dikatakan Dian Martin, tahapan pertama ketika stres adalah melepaskan ketegangan dari leher dan pundak.

"Caranya sangat mudah. Jadi karena ini meditasi jangan melakukannya seperti olahraga. bukan cepat-cepat, bukan untuk keluar keringat, tapi dilakukan dengan rasa dan penuh perhatian," ucapnya.

Tahapan pertama itu menurutnya adalah necrotation. Sementara tahapan kedua adalah sound vibration, ketiga cleansing, keempat energizing, kelima relaxation.

Necrotation ini akan melepaskan ketegangan dari leher. Ada penelitiannya juga yang disampaikan. Jurnal-jurnal medis yang akan terbantu untuk penelitiannya.

Baca juga: Panen Bawang Bersama Warga Binaan Lapas, Mbak Ita: Bisa Jadi Penghasilan

Pertama-tama kita akan menundukkan leher, dagu agak mendekat ke dada tapi tidak dipaksa disesuaikan dengan kenyamanan masing-masing.

Kemudian putarlah ke salah satu sisi tidak terlalu cepat nanti ada musik dan aba-aba, seperti ini sebanyak 9 kali atau sampai saya cukup.

"Lakukan terus seperti ini nanti ada aba-aba berhenti silakan berhenti.
Jika aba-aba berhenti tapi posisi leher belum sampai ke titik wal teman-teman selesaikan dahulu ke titik awal. Kemudian kembali ke posisi semula," paparnya .

Gerakan kedua adalah necrotation ke arah berlawanan dari yang pertama.
"Kita menundukkan kepala kemudian memutarkan kembali ke arah berlawanan sampai ada aba-aba untuk berhenti," jelasnya.

Baca juga: Beritakan Proyek Dinsos Tubaba, Wartawan Merasa Terintimidasi Kadis

Ketika berhenti kembali ke titik awal kemudian kembali ke posisi semula dengan gerakan ini, menurutnya, kita akan melepaskan beban di leher dan pundak tanpa perlu ada yang membantu memassagenya, kita melepaskannya secara mandiri.

"Setelah itu kita akan melakukan vibrasi yang bunyinya seperti suara lebah. vibrasi dengan bunyi seperti bergumam, seperti suara lebah dengan mulut tertutup, tarik nafas dari hidung, kemudian mengeluarkan suara dengan mulut tertutup seperti lebah," urainya..

Pada saat mengeluarkan bergumam itu harus fokus berada di sekitar kepala.

" Teman-teman yang hari ini saat ini sedang pusing sedang tegang melakukan getaran ini. Dalam sebuah penelitian telah membuktikan akan meningkatkan jumlah kadar nitric oxide kita 15 kali lipat dibandingkan bernafas seperti biasa," paparnya.

Baca juga: Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Puncak Perayaan HPN 2025 di Kalsel Menguat

Menurutnya , manfaat dari kegiatan tersebut berdampak 15 kali lipat ini akan, pertama meningkatkan daya imun tubuh.

Kedua memperbaiki sinus bagi mereka yang barangkali memiliki sinus akan terperbaiki dengan humming seperti ini.

"Nanti akan ada aba-aba teman-teman ikuti saja apa yang terjadi setelah humming secara fisik akan memproduksi nitric oxide 15 kali lipat lebih banyak.

Secara energi apa yang terjadi ketika kita tegang, khawatir, menurut Dian Martin, sesungguhnya kita sedang memendam energi.

Baca juga: Cabor Minimal Miliki 12 Pengkab/Pengkot untuk Dipertandingkan di Porprov Jateng

" Ada seorang marah tapi nggak sanggup mengeluarkan amarahnya karena akan menambah masalah. dia akhirnya menyambarkan diri tapi tetap tegang di dalam hatinya," ungkapnya.

Pada saat itulah, energi ini tersimpan terus di dalam dirinya dan dengan humming (berdengung seperti lebah) tadi.

"Energi negatif yaitu energi berlebih yang tak lagi dibutuhkan oleh tubuh mulai keluar.Maka kita akan membersihkannya teman-teman dari bio energi. Bio energi ini berada di sekitar tubuh," ungkapnya.

Cara membersihkannya, lanjut Dian Martin, dengan mengangkat tangan ke atas. Kemudian dikupas pelan-pelan.

"Tidak perlu cepat-cepat. Ingat ini bukan senam bukan olahraga. Kemudian dibuang menjauhi tubuh. Anda akan merasakan di kedua belah telapak tangan itu seperti ada getaran, akan merasakan di kedua belah telapak tangan membuang energi dari tubuh aura teman-teman," paparnya.

Baca juga: Wow, Hadiah Utama Motor, Ribuan Peserta Siap Serbu Jalan Sehat HPN 2025 Kalsel, Doorprize Mewah Lainnya Menanti!

Setelah itu Anda akan merasakan menjadi bersih dan ada ruang dalam diri kita untuk menerima guyuran energi semesta.

"Caranya tangan diangkat begini kemudian kita akan menerima guyurannya dan teman-teman akan merasakan tenang, rasa hangat, bisa juga rasa dingin, terasa menyenangkan rasa damai," terangnya.

Namun demikian, menurut Dian Martin, setiap orang pengalamannya berbeda tidak perlu mencari pengalaman khusus.

Apapun pengalaman Anda semuanya benar.Kemudian setelah menerima energi itu akan merasakan relaksasi.

Baca juga: Honorer Pesawaran Aksi Tuntut Diangkat PPPK Penuh Waktu

"Kenapa relaksasi penting menurut penelitian menurut majalah Times, relaksasi yang tepat dapat memperpanjang umur sel," tandasnya.