HELOINDONESIA.COM - Astaga, selokan got atau saluran air, Jalan Agus Salim (Sabang) Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus) tersumbat dan mampet sendimen lumpur lemak batu.
Baca juga: Indonesia Kehilangan Situs Megalitik di Lampung: Canguk Gaccak
Temuan lumpur lemak batu, di dalam selokan got di kawasan tersebut ketika pasukan biru Satuan Tugas (Satgas) Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Menteng sedang menguras lumpur di dalam selokan got di kawasan ini. Tak hanya, lumpur lemak batu, di dalam saluran air juga ditemukan banyaknya kabel utilitas yang melintang.
Baca juga: Pink Spiders Dan Kim Yeo Kyung, Raih Rekor Bersejarah di V-League, Klasemen Red Spark Naik
"Sudah tiga hari saluran air yang tersumbat sendimen lumpur lemak batu itu dibersihkan. Kendala, saat menguras lumpur dalam saluran banyak juga kabel utilitas dan kendaraan parkir dan lapak pedagang, namun bisa teratasi," ucap Kasatpel SDA Kecamatan Menteng, Cing Nawan, Jumat (13/13/2024).
Baca juga: PWI Banten Adakan Konferprovlub Pilih Ketua Defenitif Minggu Depan
Untuk pengurasan lumpur di saluran itu, kata Cing Nawan dikerjakan dengan peralatan manual komplit menggunakan pompa alcon, cangkul, cangkrang, linggis, breaker dan karung mengerahkan 8 pasukan biru Satgas SDA.
Baca juga: Pasien Transplantasi Organ Dapat Mewarisi Ingatan dan Kepribadian Donor
Menurutnya, pengurasan lumpur tersebut dibersihkan supaya air cepat surut dari badan jalan mengalir ke dalam saluran air dalam upaya mengantisipasi genangan air saat hujan ekstrem turun.
Baca juga: WTF 2024: Sabar/Reza ke Semifinal, Indonesia Tiga Wakil
"Saluran Jalan Agus Salim yang dikuras itu sepanjang 100 meter dengan sendimen lumpur lemak nya mencapai 80 cm, tinggi saluran 1 meter pada akhir bulan Desember mudah-mudahan selesai," ujarnya.
Baca juga: Pemkab Harap KIS Berdampak Positif untuk Masyarakat Kendal
Sementara itu, 6 pasukan kuning Bina Marga (BM) Kecamatan Menteng juga diterjunkan ke lokasi memperbaiki mulut tali-tali air.
Baca juga: Kenapa Lagu Lawas Melekat di Ingatan Password, Rumus Kimia Lupa? Ini penjelasannya
"Ada 6 pasukan kuning BM yang membantu memperbaiki tali-tali air. Perbaikan tali-tali air itu juga untuk mengantisipasi genangan air di sisi timur Jalan Sabang," pungkasnya.
Baca juga: Berawal Panci Bekas, UMKM Fashion Kahut Siger Bori Maju Didukung BRI
Sekedar diketahui, Jalan Agus Salim Sabang merupakan lokasi jajanan kuliner malam yang setiap hari nya ramai dikunjungi masyarakat.
Baca juga: Kejaksaan Agung Periksa Dua Saksi Terkait Korupsi Jalur Kereta Api Besitang-Langsa
"Supaya tidak semrawut dan kotor kembali kawasan ini. Pemerintah setempat semestinya dapat mengingatkan para pedagang untuk tertib berdagang dan juru parkir untuk tertib parkir dan juga tertib membuang sampah serta jangan membuang sampah atau minyak ke selokan got," ucap Firman (42) pejalan kaki. (*/is) ***
