HELOINDONESIA.COM - Puluhan warung semi permanen yang bertengger hingga puluhan di Fasilitas Umum (Fasum), Jalan Karet Pasar Baru Barat RW 06 Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat akhirnya dibongkar paksa pasukan Pelangi Kecamatan Tanah Abang Jakarta Pusat (Jakpus).
Baca juga: Kapolda Diminta Mahasiswa Copot Kapolresta dan Kasatreskrim BL
Pembongkaran warung-warung tersebut karena usulan dan desakan dari warga setempat lantaran kawasan ini jadi kumuh dan semrawut.
Baca juga: Event JWTF 2025 Berlangsung Sukses, Board of ETNA Siapkan Jakarta jadi Pusat Etnaprana Nusantara
Totalnya ada, sebanyak 26 dibongkar berupa warung semi permanen yang menjadi biang kerok penyempitan akses jalan di kawasan ini.
Baca juga: Mobil dan Uang Rp4, 6 Miliar Milik Bank BUMN Ludes Terbakar di Sulbar
Wakil Camat (Wacam) Tanah Abang Dwiarti Indriani Utami membenarkan bahwa, warga setempat mengusulkan penataan kawasan Jalan Karet Pasar Baru Barat RW 06 Karet Tengsin ini segera dibenahi dengan penataan secara menyeluruh. "Usulan penataan kawasan jalan ini tindaklanjuti usulan permintaan warga setempat karena sudah 30 tahun kumuh dan semrawut termasuk jalannya sudah pada rusak minta diperbaiki Suku Dinas (Sudin) Bina Marga (BM) Jakpus," ucap Bu Tami panggilan akrab Wacam Tanah Abang dihubungi, Kamis (13/11/2025) sore.

Baca juga: Pelantikan Pengurus KBRC DPD Jakarta Selatan Periode 2025–2029 Sukses: Teguhkan Semangat Kebersamaan
Camat Tanah Abang Suprayogi usai memimpin pembongkaran kepada Wartawan menerangkan, ada sebanyak 26 warung semi permanen yang dibongkar. Selanjutnya kawasan jalan ini akan dilakukan penataan sesuai usulan permintaan warga RW 06 Karet Tengsin.
Baca juga: Dekan FTIK USM Melepas 115 Lulusan dalam Winisuda XXXVIII
Sebelum pembongkaran kata Suprayogie, para pemilik warung semi permanen ini sudah disosialisasikan terlebih dahulu. Alhamdulillah akhirnya mereka menyadari dan merelakan warung yang didirikan di Fasum dibongkar karena melanggar Peraturan Daerah (Perda) nomor: 8 tahun 2007 Ketertiban Umum (Tibum).
Baca juga: Ruko dan Gudang Onderdil Motor Ludes Terbakar di Kemiling
"Pembongkaran menggunakan pelataran manual komplit mengerahkan 100 pasukan pelangi Kecamatan Tanah Abang dan aparat terkait berlangsung kondusif," ucap Suprayogie didampingi Lurah Karet Tengsin Firman Wibowo.
Baca juga: Inovasi Program Bawa Nawal Yasin Raih Penghargaan Bunda PAUD Nasional 2025
Usai pembongkaran, lanjut Suprayogi, pasukan oranye Lingkungan Hidup (LH) dibantu PPSU membersihkan seluruh sampah bekas material pembongkaran di lokasi.

Baca juga: Inovasi Program Bawa Nawal Yasin Raih Penghargaan Bunda PAUD Nasional 2025
Sementara itu, Kasatpel LH Kecamatan Tanah Abang, Aripin mengaku, pembersihan sampah material bekas bongkaran meliputi sampah material kayu, seng, asbes, besi, terpal dan lain-lain.
Baca juga: Sorga Terasa Dekat Saat Nyore Bersama Seribu Jaulah di Kota Baru
"Dari LH menerjunkan 3 armada truk KDO typer besar dan 1 truk typer kecil termasuk 15 pasukan oranye. Total volume sampah pembongkaran terangkut 42 meter kubik (M3) langsung dibuang ke TPA Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat. Tuntas pukul 18.30 WIB malam," ucap Aripin didampingi Panglima Pengawas LH Kecamatan Tanah Abang Muchlis. (*/is) ***
