Helo Indonesia

Buka Musorprov KONI Jateng, Gus Yasin Tekankan Pemetaan dan Masa Depan Atlet

Ajie - Olahraga
Senin, 17 November 2025 16:53
    Bagikan  
Buka Musorprov KONI Jateng, Gus Yasin Tekankan Pemetaan dan Masa Depan Atlet

Wagub Jateng Taj Yasin memukul gong saat membuka Musorprov KONI Jateng

BANDUNGAN, HELOINDONESIA.COM - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mendorong agar KONI Jateng di bawah nakhoda baru nanti bisa memetakan potensi pembinaan dan selalu memikirkan masa depan atlet.

Harapan tersebut disampaikan Gus Yasin--panggilan akrab wagub, saat membuka Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Jateng 2025 di Griya Persada Convention Hotel dan Resort, Bandungan, Senin 17 November 2025.

Baca juga: Ratusan Warga dan Nakes Meriahkan Rembang Wellness Festival 2025 untuk Rayakan HKN

Musorprov yang mengusung tema ''Menguatkan Fondasi Pembinaan Olahraga Prestasi Jawa Tengah'' akan berlangsung 17-18 November 2025.

''Jawa Tengah memiliki sejarah prestasi yang baik, mulai peringkat keempat di PON, keenam, hingga kembali naik ke posisi lima pada PON XXI Aceh–Sumut 2024. Tentu ini harus terus dijaga dan ditingkatkan. Saya titip pesan, dengan ketua umum yang baru, mulai memetakan pontensi olahraga, mana yang menonjol dan harus terus digenjot, mana yang tetap untuk dibina. Masa depan atlet juga harus dikawal, sehingga tak meninggalkan Jateng,'' harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Wakil III Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Andrie TU Soetarno, Kabid Keolahragaan Disporapar Jateng Suci Baskorowati, Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura bersama pengurus periode 2021-2025, serta calon tunggal ketua umum KONI 2025-2028 Sujarwanto Dwiatmoko.

Dalam sambutannya, Taj Yasin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus KONI Jateng, KONI kabupaten/kota, serta Pengprov Cabor atas kontribusinya dalam peningkatan prestasi olahraga Jawa Tengah.

"Kami berterima kasih. Salah satu tolok ukur majunya sebuah daerah adalah olahraga. Jika prestasi olahraga baik, itu menunjukkan masyarakatnya sehat. Masyarakat yang sehat, tentu ada orang-orang hebat di sana," ujarnya.

Ia menegaskan, Musorprov yang juga mengagendakan pemilihan ketua umum KONI Jateng merupakan bagian penting dalam menjalankan roda organisasi. Dengan hanya muncul satu calon ketua umum, Wagub menilai hal itu mencerminkan kekompakan yang terjaga. Yang terpenting setelah ini, semua kompak untuk memajukan prestasi.

"Harapan kami, dengan ketua dan pengurus baru, kekompakan dan kebersamaan yang sudah terjalin dapat terus dipertahankan," kata wagub.

Baca juga: Tim PTTI USM Serahkan Peralatan Produksi dan Latih Dua Kelompok Nelayan di Sayung

Wagub juga menyoroti pentingnya pembinaan atlet dan cabor secara berkelanjutan. Ia mengingatkan bahwa Jawa Tengah memiliki sejarah prestasi yang baik, mulai dari peringkat keempat di PON, keenam, hingga kembali naik ke posisi lima pada PON XXI Aceh–Sumut 2024. Tentu ini harus terus dijaga dan ditingkatkan.

"Kita kembalikan kejayaan Jawa Tengah. Jika pembinaan atlet dan cabornya baik, mereka akan punya masa depan yang jelas dan tidak meninggalkan Jawa Tengah. Jateng ini gudangnya atlet," tegasnya.

Ia menambahkan, Pemprov Jateng juga telah berusaha agar atlet berprestasi tidak lari ke luar Jawa Tengah. Salah satunya yang dilakukan adalah membuka peluang pekerjaan bagi atlet berprestas.
"Saya bertemu para ASN yang dulu juara cabang olahraga, salah satunya tinju. Pemerintah akan terus membuka ruang bagi atlet yang ingin mengabdi," tuturnya.

Stabilitas Prestasi

Sementara itu, Mayjen TNI (Purn) Andrie TU Soetarno dari KONI Pusat memberikan apresiasi atas pencapaian Jawa Tengah yang meraih emas lebih banyak pada PON XXI Aceh–Sumut 2024 dibanding PON sebelumnya.

Namun ia mengingatkan bahwa prestasi Jateng masih naik turun.
"PON XIX Jabar peringkat 4, PON XX Papua peringkat 6, lalu PON XXI posisi 5. Pada PON Riau sebelum Jabar juga peringkat 4. Ini harus menjadi perhatian agar ke depan prestasi terus meningkat," ujarnya.

Ia juga mengucapkan selamat atas capaian Jateng di PON Beladiri 2025 Kudus, di mana Jateng menempati peringkat keempat.

Baca juga: Lampung Torehkan Capaian Positif, Salah Satu Provinsi dengan Inflasi Rendah

Andrie menegaskan, Jawa Tengah harus menyiapkan atlet untuk berbagai agenda ke depan, termasuk PON Pantai dan PON Remaja, serta meningkatkan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.

"Masyarakat olahraga di Jawa Tengah harus bersatu. Seluruh pihak wajib berkonsolidasi untuk kemajuan olahraga di Jawa Tengah," tegasnya.

Siap Membantu

Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Jateng, pengurus KONI di semua tingkatan, Pengprov Cabor, serta para atlet dan semua pihak, sehingga bisa meraih prestasi membanggakan di PON 2024 Aceh–Sumut.

"Jawa Tengah meraih 71 emas, 74 perak, dan 115 perunggu, jumlah 260 medali. Ini jumlah terbanyak sepanjang keikutsertaan Jateng di ajang PON. Hasil ini dan memenuhi target baik dari sisi medali maupun peringkat," ungkap Bona.

Baca juga: Keragaman Budaya Warnai Lampung Fest 2025, Komunitas Kuda Lumping Tampil Meriah dari Siang hingga Malam

Bona memastikan dirinya tidak maju kembali sebagai ketua umum pada Musorprov 2025 ini karena alasan keluarga dan kesehatan.

"Namun saya tetap siap membantu dan memberikan masukan jika dibutuhkan pengurus baru," pungkasnya.

Sementara, Ketua Musorprov KONI Jateng Soedjatmiko mengatakan, salah satu agenda Musorprov ini adalah pemilihan ketua umum KONI Jateng 2025-2029. Pada Musorprov ini hanya ada satu calon, yakni Sujarwanto Dwiatmoko.
"Karena calonnya hanya satu, maka nanti tidak pemilihan, namun langsung penetapan," kata dia. (Aji)