SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Diperkuat juara dunia wushu junior 2026 di Tianjin (Cina), Noach Daiki Santoso, Sasana Garuda Emas Kota Semarang tampil sebagai juara umum kategori taolu Kejurnas Terbuka Wushu Piala Rektor Unnes VI/2026 yang berakhir Kamis 21 Mei 2026 di Auditorium Universitas Negeri Semarang.
Garuda Emas sukses merajai nomor taolu (peragaan jurus) dengan perolehan 23 medali emas, 18 perak, dan 11 perunggu. Urutan kedua ditempati Genta Suci Ambarawa dengan 13 emas, 6 perak, dan 12 perunggu, disusul Citra Satria Wushu Indonesia dari Surabaya (5 emas, 1 perak, 1 perunggu).
Sedangkan juara umum nomor sanda (pertandingan) direbut WI Kota Salatiga dengan capaian 15 emas, 3 perak, dan 7 perunggu. Posisi kedua dan ketiga diduduki Pengkab WI Kabupaten Semarang (4 emas, 4 perak, 7 perunggu), dan Sasana Wushu Budiman Jambi (4 emas, 1 perak, 2 perunggu).

Dari 23 medali emas yang direbut Garuda Emas , dua keping diantaranya disumbangkan oleh Noach Daiki yang di Piala Rektor Unnes naik kelas atau turun di kelompok senior. Meskipun bersaing dengan peserta berusia dua-tiga tahun di atasnya, Noach Daiki tampil sebagai terbaik di nomor nandao senior putra (golok Selatan) dan nangun (tongkat).
Di nomor nandao, atlet berusia 16 tahun mengoleksi nilai 9.601, mengungguli rekan sesasana Mikael Nugroho Wibisono (9.503) dan Naufal Naryama Daniswara (Wushu PMS Solo/9.256).
Sementara itu, di nomor sanda, emas WI Salatiga disumbangkan oleh Muhammad Ifnu Saputra yang turun di kelas senior 75 kg putra. Dalam final, peraih perak PON Bela Diri di Kudus 2025 itu mampu mengalahkan Subeki (Pengkab WI Kendal). Sedangkan peraih perunggu kelas ini diraih Dian Rodiansyah (WI Kabupaten Bandung) dan Ahmad Syafarudin (Pengkab WI Kendal).
Bersyukur dan Bangga
Manajer Garuda Emas Daniel Teguh Santoso menyampaikan terima kasih atas support semua pihak, baik atlet, pelatih dan orangtua, hingga atletnya tampil gemilang di Piala Rektor Unnes ini.
''Kami bersyukur bisa mempertahankan trofi juara umum di Piala Rektor Unnes 2026. Ini buah kerja keras atlet dan kekompakan. Ini kompetisi yang oke banget dan jumlah peserta luar biasa. Masukan kami, untuk lapangan untuk pemanasan atau latihan mungkin dibuat lebih luas atau tempat tersendiri serta steril dari penonton,'' katanya.
Baca juga: Fakultas Ekonomi USM Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BBPVP Semarang
Di bagian lain, Ketua Umum WI Kota Semarang Heru Setyabudi juga bangga atas pencapaian Garuda Emas di kejurnas ini. Harapan dia, prestasi ini bakal ditingkatkan di masa depan, dan memacu atletnya untuk berkontribusi di Porprov 2026, Oktober mendatang.
Salah satu atlet Garuda Emas, Noach Daiki tak mampu menyembunyikan rasa bahagianya bisa memberikan kontribusi medali emas. Harapannya, penyumbang dua emas untuk Indonesia di Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2026 itu makin terpacu untuk bisa tampil di ajang SEA Games atau Asian Games.
Ketua Harian Pengprov WI Jateng Sudarsono juga menyampaikan rasa syukur, karena secara kuantitas jumlah peserta Piala Rektor Unnes meningkat. Ini bukti, bahwa event ini semakin diminati oleh para atlet dari sasana, kabupaten/kota dan provinsi.
''Pada awalnya, kami sempat ragu dengan beragam keterbatasan. Namun Alhamdulillah berkat dukungan berbagai pihak, termasuk pengurus, event ini bisa terlaksana. Agenda ini sangat penting, bagi Jawa Tengah khususnya, untuk mengevaluasi perkembangan atlet yang ada dari berbagai sasana dan pengkab/pengkot WI,'' katanya.
Baca juga: Resmi Masuk Pusat Prestasi Nasional, Piala Tugu Muda 2026 Targetkan 450 Petenis Junior
Pihaknya berharap, tahun depan Piala Rektor Unnes tidak saja menjadi agenda event wushu nasional, tapi bisa masuk salah satu event yang diperhitungkan sebagai bagian dari Sirkuit Nasional. Dengan demikian, cakupannya menjadi luas.
''Hanya saja memang, kalau nanti menjadi Sirnas, maka kami harus berpikir terkait sarpras mengingat jumlah peserta yang jauh lebih banyak. Perlu juga lapangan untuk memikirkan lapangan untuk warming up agar lebih tertata,'' tandasnya.
Klasemen 10 Besar Sanda (Emas, Perak, Perunggu)
1. Pengkot WI Salatiga (15-3-7)
2. Pengkab WI Kabupaten Semarang (4-4-7)
3. Sasana Wushu Budiman Jambi (4-1-2)
4. Pengkab WI Temanggung (3-0-4)
5. Pengcab WI Kabupaten Bandung (2-2-4)
6.Pengprov WI DKI Jakarta (1-3-3)
7. WI Kabupaten Demak A (1-2-4)
8.Cyber Fight Academy (1-0-1)
9. Pengkab WI Magelang (1-0-1)
10.Pengkab WI Grobogan (1-0-0)
Klasemen 10 Besar Taolu (Emas, Perak, Perunggu)
1. Garuda Emas Kota Semarang (23-18-11)
2. Genta Suci Ambarawa (13-6-12)
3. Citra Satria Wushu Indonesia (5-1-1)
4. Alma Wushu Salatiga (4-10-10)
5. Wushu PMS Solo (4-6-5)
6. Purwa Aldaka Solo (3-6-4)
7. Pengkab WI Kudus (3-3-0)
8.Sasana Wushu Cakra Buana Malang (3-1-0)
9. Satria Pandanaran Kab Semarang (2-4-5)
10.Yayasan Wushu Indonesia Sinduadi DIY (2-3-3)
(Aji)
