LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Bawaslu Kabupaten Lampung Selatan memeriksa bakal calon anggota DPD RI Tulus Purnomo terkait dugaan sosialisasi dirinya di Sekolah Islam Terpadu Insan Taqwa di Kecamatan Natar.
Mantan anggota DPRD Lampung dari PDIP ini dimintai klarifikasinya terkait Deklarasi Relawan Ganjar dan sosialisasi dirinya sebagai anggota DPD RI pada Selasa (6/6/2023), pukul 10.13 ,WIB. Tulus datang sendirian tanpa ditemani oleh timnya.
Ketua Bawaslu Lampung Selatan Hendra mengatakan setiap pelanggaran itu akan diplenokan terlebih dahulu. Setelah itu, pihaknya akan mengeluarkan rekomendasikan ke Bawaslu Provinsi Lampung dan diteruskan ke Bawaslu Pusat," ujarnya Rabu ( 7/6/2023).
Menurut Hendra, apakah nanti ada temuan pelanggaran yang signifikan menjadi agenda pihaknya untuk mengawasi setiap kegiatan yang dilakukan oleh pihak calon lainnya, dan ini sudah menjadi atensi Bawaslu Lampung Selatan.
"Kita berharap kepada masyarakat untuk melakukan pengawasan dan melapor jika ada kegiatan sosialisasi di dalam ruang lingkup pendidikan," tandasnya.
Sebelumnya, Senin (5/6/2023), pukul 13.00 WIB. Bawaslu Kabupaten Lampung Selatan telah memeriksa dua kepala sekolah yang sekolahannya diduga dipakai untuk Deklarasi Relawan Ganjar Pranowo dan sosialisasi Bakal Calon Anggota DPD RI Tulus Purnomo.
Kedua kepala sekolah yang dimintai klarifikasinya adalah Kepala Sekolah Dasar (SD) Nani Sri dan Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Nurkholis pada Sekolah Islam Terpadu Insan Taqwa di Kecamatan Natar.
"Kita panggil beberapa saksi yang melihat langsung Deklarasi Relawan Ganjar Pranowo di sekolahan," ujarnya kepada Helo Indonesia Lampung saat kedua kepala sekolah sedang diperiksa," tuturnya, Senin (5/6/2023), pukul 13.00 WIB. (Hajim)
