PURBALINGGA, HELOINDONESIA.COM - Identitas pria yang ditemukan meninggal dunia di depan ruko wilayah Kelurahan Purbalingga Kidul, akhirnya terungkap. Hal tersebut disampaikan Kapolsek PurbaIingga AKP Setiadi, Senin 3 Februari 2025.
Kapolsek Purbalingga menyampaikan bahwa identitas pria tersebut diketahui bernama Kuatno (50), warga Desa Karanggedang RT 22/ RW 8, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.
"Kami telah melakukan koordinasi dengan Unit Inafis dan menyebarkan ciri-ciri korban melalui media sosial. Setelah itu, keluarga korban datang ke kamar mayat RSUD Goeteng Taroenadibrata Purbalingga untuk melakukan pengecekan, Minggu (2/2/2025) malam," ungkapnya.
Baca juga: Atasi Banjir di Wilayah Kaligawe, Pemkot Semarang Koordinasi dengan BBWS
Disampaikan dia, sekira pukul 23.30 WIB ada dua keluarga korban yang datang ke kamar mayat RSUD Goetheg Taroenadibrata Purbalingga untuk mengecek. Dua orang tersebut yaitu Ali Sodikin (54) dan Imam Tobroni (29) didampingi kepala dusun Achmad Solikun.
"Hasil pengecekan dikenali bahwa jenazah tersebut adalah keluarganya yang bernama Kuatno," kata Kapolsek.
Diserahkan ke Keluarga
Lebih lanjut dijelaskan, setelah identitas diketahui, pada hari ini dilakukan verifikasi identitas serta meminta keterangan pihak keluarganya. Setelah dipastikan cocok, kemudian jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
"Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga korban dengan dibuatkan Berita Acara Penyerahan Jenazah," jelas Kapolsek.
Baca juga: Dikalahkan UNY, Tim Futsal Putri USM Juara 2 di Woman Futsal Championship 2025
Kapolsek menambahkan pria tersebut diduga meninggal dunia karena sakit. Hal itu dikuatkan dengan hasil pemeriksaan dokter dan keterangan pihak keluarga.
"Korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung," ungkap Kapolsek.
Sebelumnya seorang pria ditemukan meninggal di depan ruko wilayah Kelurahan Purbalingga Kidul sekira jam 11.00 WIB. Tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban.
Karena tidak ditemukan identitas, kemudian ciri-ciri korban dipublikasikan untuk mencari pihak keluarganya. Hingga akhirnya pihak keluarga datang dan memastikan identitasnya. (Aji)
