LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM–
Prestasi akademik dan nonakademik siswa terus didorong Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Nurul Iman Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Anugerah Siswa Berprestasi dan Liga Tahfiz yang digelar di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tulang Bawang Barat, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin madrasah yang tidak hanya menjadi ajang pemberian penghargaan, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun motivasi siswa agar terus mengembangkan potensi dan prestasinya.
Kepala MIM Nurul Iman Pulung Kencana, Novita Satria, mengatakan Anugerah Siswa Berprestasi diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada siswa yang telah mengharumkan nama madrasah melalui berbagai kompetisi, baik di bidang akademik maupun non akademik.
“Agenda Anugerah Siswa Berprestasi dan Liga Tahfiz ini merupakan momentum pemberian apresiasi kepada anak-anak kita. Harapannya, mereka semakin termotivasi untuk menjadi lebih baik, lebih maju, dan terus meningkatkan prestasinya,” kata Novita Satria, Minggu (04/10/2026).
Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan para orang tua siswa. Karena itu, pihak madrasah menyampaikan apresiasi kepada seluruh wali murid yang selama ini memberikan dukungan terhadap perkembangan pendidikan dan prestasi siswa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh wali murid atas support dan dukungannya, sehingga madrasah kita bisa berkembang dan maju pesat seperti saat ini,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah prestasi siswa turut menjadi sorotan. Di antaranya prestasi Tapak Suci tingkat Provinsi Lampung dengan raihan tujuh medali, kemudian renang tingkat provinsi sebanyak delapan medali, serta kompetisi International Kangaroo Mathematics Competition dengan raihan 128 medali.
Selain itu, para siswa MIM Nurul Iman juga berhasil menorehkan prestasi dalam berbagai perlombaan lainnya di tingkat kabupaten, provinsi, nasional hingga internasional.
Tidak hanya mengejar prestasi akademik dan olahraga, MIM Nurul Iman juga memberikan perhatian terhadap pendidikan keagamaan melalui Liga Tahfiz.
Program tersebut dirancang untuk mendorong siswa mencintai Al-Qur'an sekaligus membangun semangat menghafal sejak usia dini.
Penghargaan Liga Tahfiz diberikan kepada siswa terbaik dari masing-masing kelas. Para penerima penghargaan tersebut antara lain:
Kelas 1: Almeera Syafa Pranandita, Muhammad Yusuf, Falisha Kirania, Muhammad Gibran Al Ghifari, dan Aufi Haflamira Meccalova.
Kelas 2: Elif Shezan Shaki, M. Azkha Akadavi, Aiza Quraini Hilya, Fayra Althafunnisa Hasibuan, dan Olivia Mecca Azzahra.
Kelas 3: Khayira Annisa Mahvash, Ummu Sakhia Saputri, Maryam Hasna Aufa, dan Aqila Nafisatun Nisa.
Kelas 4: Hafiz Taruna Zaki, Dean Ahza Suardi, Inara Afreen Nasyauqi, dan Auf Ibadurrahman.
Kelas 5: Amira Dayu Afifah, Hassya Zidni Lesmana, Aliqa Khaira Nashifa Hasibuan, dan Azzalia Faiza El Shanum.
Sementara kelas 6 diberikan kepada Ahmad Azzam Cendekia, Akbar Azzaeri, Pratama Humam Zada, dan Aisah Nada Fahrana.
Novita menegaskan, pendidikan di MIM Nurul Iman tidak hanya diarahkan untuk mengejar jumlah prestasi, tetapi juga membentuk karakter dan kemampuan siswa secara seimbang.
Menurutnya, prestasi yang diraih siswa menjadi salah satu indikator bahwa proses pembinaan yang dilakukan madrasah bersama orang tua berjalan dengan baik.
Berdasarkan catatan madrasah hingga 3 Oktober 2026, MIM Nurul Iman Pulung Kencana telah mengoleksi 226 prestasi tingkat kabupaten, 282 tingkat provinsi, 920 tingkat nasional, dan 19 prestasi tingkat internasional.
“Capaian ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan pembinaan. Prestasi yang sudah diraih bukan menjadi titik akhir, tetapi justru menjadi penyemangat agar anak-anak kita terus berkembang dan mampu meraih prestasi yang lebih tinggi,” kata Novita.
Ia berharap program Anugerah Siswa Berprestasi dan Liga Tahfidz dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari budaya positif di lingkungan madrasah.
“Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak kita memiliki semangat untuk belajar, berprestasi, mencintai Al-Qur'an, serta memiliki karakter yang baik. Itu yang terus kami bangun di MIM Nurul Iman,” pungkasnya.
(Rohman)
