Helo Indonesia

Klarifikasi Suswono Soal Ucapan Janda Kaya Nikahi Pengangguran, Minta Maaf Guyonan Kurang Tepat

Rabu, 30 Oktober 2024 10:03
    Bagikan  
Foto
Tangkapan Layar X

Foto - Klarifikasi Suswono Soal Ucapan Janda Kaya Nikahi Pengangguran, Minta Maaf Guyonan Kurang Tepat

HELOINDONESIA.COM -

Beberapa waktu Calon Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 1 Suswono sempat membuat heboh karena pernyataan “Janda Kaya Nikahi Penangguran”.

Akan tetapi kini ia memberikan klarifikasi terkait ucapannya itu, Suswono mengaku kalau pernyataan yang disampaikan di depan relawan atau ormas Bang Japar tersebut kurang tepat.

"Saya menyadari bahwa pernyataan saya dalam pertemuan dengan relawan Bang Japar telah menimbulkan polemik, atas hal itu saya meminta maaf, sekaligus mencabut pernyataan tersebut" kata Suswono dalam keterangannya, Selasa (29/10).

Baca juga: Jadwal dan Cara Nonton Byon Combat 4: Petarung Indonesia vs Malaysia Tanding Bulan November, Live Streaming PPV!

Suswono juga melanjutkan kalau perkataanya tersebut tak ada maksud untuk menyinggung pernikahan Nabi Muhammad SAW dan Khadijah.

Ia mengatakan kalau pernyataan itu disampaikan untuk merespon celetukan salah seorang warga, kemudian ia juga mengakui kalau guyonan tersebut kurang tetap dan akui kesalahannya.

"Namun, saya akui jika guyonan tersebut kurang tepat dan bijaksana. Apapun penjelasannya, saya sepenuhnya mengakui kesalahan saya," ujarnya.

Baca juga: Sebut Nabi Muhammad SAW Pengangguran Nikahi Janda Kaya, Candaan Cawagub DKI Suswono Menyakiti Hati Umat Islam

Suswono juga menegaskan kalau pernyataanya itu tak ada sangkut pautnya dengan program yang akan dilakukannya dengan Ridwan Kamil untuk Jakarta.

Video permintaan maaf Suswono juga telah diunggal di media sosial Instagram pribadinya @pak_suswono.

Sebelumnya Suswono memberikan saran bahwa janda kaya raya menikahi pria pengangguran, pernikahan itu disebut akan meningkatkan angka kesejahteraan di Jakarta.

Hal tersebut disampaikan olehnya saat menghadiri menghadiri deklarasi ormas yang digalang Fahira Idris dan Organisasi Kemasyarakatan Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Ormas Bang Japar) di Gedung Nyi Ageng Serang, Jakarta Selatan, Sabtu (26/10).

Baca juga: Viral Video Razia Rumah Makan Padang, Bukan Orang Padang Asli Dilarang Berjualan !