Helo Indonesia

Mahasiswa Aksi ke BMBK Lampung, Prihatin Kualitas Proyek dan Isu Setoran 20 Persen

Herman Batin Mangku - Nasional -> Peristiwa
Jumat, 12 September 2025 20:11
    Bagikan  
BMBK LAMPUNG
HELO LAMPUNG

BMBK LAMPUNG - Mahasiswa UIN Radin Intan saat aksi prihatin pelaksanaan proyek BMBK Lampung

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM --- Mahasiswa ikut prihatin atas dugaan buruknya penanganan proyek infrastruktur yang dilaksanakan Kantor Dinas Bina Marga Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung. Mereka sampai aksi menyuarakan keprihatinanya.

Para mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Raden Intan Lampung (RIL) menyerahkan secara simbolis bahan bangunan berupa semen dan batu split agar proyek sesuai spesifikasinya ke Kantor BMBK Provinsi Lampung, Kamis (11/9/2025).

Baca juga: Dikerjakan Asal-asalan, CV SAP dan RC Ternyata Subkontrakan Proyek Jalan dan Drainase Tubaba-Waykanan

Menurut Ketua Umum Senat Mahasiswa FTK UIN RIL Muhammad Daffa Azhari, aksi mereka tidak hanya menyoroti kualitas pekerjaan, tetapi juga menyuarakan dugaan uang setoran proyek dan ikut bermain proyeknya anggota DPR Lampung.

Aksi yang diberi nama Gerakan Peduli Pembangunan Provinsi Lampung ini, kata Muhammad Daffa Azhari, merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pembangunan di Provinsi Lampung.

Setelah orasi, para mahasiswa menyampaikan tiga tuntutannya:
1. Uusutan dugaan setoran proyek 20 persen ke Dinas BMBK Provinsi Lampung.
2. Usut dugaan keterlibatan anggota DPRD Provinsi Lampung yang bermain proyek.
3. Meminta kepada Gubernur lampung agar mencopot kadis BMBK karena gagal menjadi pioner pembangunan Lampung.

Baca juga: Proyek Jalan Rp29 Miliar di Tububa, Pekerja Lapangan Akui Tak Tahu Siapa Kontraktor Pemenang Tender

Aksi ini menegaskan komitmen mahasiswa untuk terus mengawal dan mengkritisi kebijakan pemerintah demi terwujudnya pembangunan yang transparan, berkualiti dan akuntabel.

"Kami juga berencana akan melakukan penggalangan dana sebagai tindak lanjut dari gerakan dan kepedulian kami untuk kembalimenyumbangkan material bangunan lebih banyak lagi kepada Dinas BMBK," pungkasnya. (Rls FH/Tim)


 -