Helo Indonesia

Dukung Akreditasi Internasional, FE USM Gelar Workshop Kurikulum OBE dan RPS

Senin, 10 Agustus 2026 19:19
    Bagikan  
Dukung Akreditasi Internasional, FE USM Gelar Workshop Kurikulum OBE dan RPS

Prodi S1 FE USM saat menggelar Workshop Penyusunan Kurikulum berbasis OBE

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Program Studi (Prodi) S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (FE USM) terus memperkuat kualitas pendidikannya. Langkah strategis ini diwujudkan melalui Workshop Penyusunan Kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) bertema ''Closing the Loop: Monitoring dan Evaluasi Kurikulum OBE dan Pengembangan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) untuk Peningkatan Mutu Berkelanjutan'' yang digelar di Semarang, baru-baru ini.

Kegiatan ini menghadirkan pakar kurikulum OBE dari Universitas Negeri Semarang utama, Dr Maylia Pramono Sari SE MSi Akt CA ACPA dan Dr Nanik Sri Utaminingsih SE MSi.

Baca juga: Menebar Kepedulian di Pranten: Aksi Nyata Mahasiswa PADIKSI Unisbank Wujudkan Kebersamaan

Dalam paparannya, Nanik mengatakan, OBE merupakan pendekatan pendidikan yang berfokus pada pencapaian kompetensi lulusan yang jelas dan terukur. Hal itu meliputi penyusunan profil lulusan, perumusan capaian pembelajaran, hingga penyelarasan antara metode pembelajaran, penilaian, dan evaluasi.

''Workshop ini menjadi langkah strategis bagi Prodi S1 Akuntasi dalam mereorientasi kurikulum pendidikan agar lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja masa depan dan standar akreditasi internasional (IAPS 4.0),'' katanya.

Hal senada diungkapkan Maylia Pramono Sari. Dia menekankan pentingnya pergeseran paradigma dari Input-Process Based menuju Output-Outcome Based. Dia juga menjelaskan pentingnya keterkaitan antara CPL (Capaian Pembelajaran Lulusan), CPMK (Capaian Pembelajaran Mata Kuliah), serta RPS (Rencana Pembelajaran Semester).

Menurutnya, seluruh komponen tersebut harus dirancang secara sistematis dan terintegrasi agar mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan praktis dan soft skills yang dibutuhkan di dunia kerja, sehingga kurikulum berbasis OBE bukan sekadar soal administrasi, melainkan filosofi pendidikan yang berfokus pada apa yang mampu dilakukan mahasiswa setelah lulus.

''Kita harus memastikan setiap Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) bersifat SMART: Specific, Measurable, Achievable, Realistic, dan Time-bound,'' ungkapnya.

Baca juga: Produksi Kopi Tanggamus Meningkat, Petani Penerima Manfaat Terima Santunan Jaminan Sosial

Suasana workshop menjadi sangat dinamis saat memasuki sesi tanya jawab. Para dosen dari Prodi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi USM secara aktif melontarkan pertanyaan mendalam mengenai tantangan integrasi mata kuliah yang bersifat dogmatik ke dalam kerangka kerja OBE.

Solusi Konkret

Kedua narasumber memberikan solusi konkret dengan menunjukkan cara pemetaan bahan kajian (Body of Knowledge) yang tepat agar tidak terjadi tumpang tindih materi antar mata kuliah.

Dekan Fakultas Ekonomi USM, Dr Edy Suryawardana SE MM mengatakan, tujuan kegiatan untuk lebih meningkatkan kualitas kurikulum melalui pendekatan yang berfokus pada capaian pembelajaran lulusan.

Workshop tersebut merupakan bentuk komitmen fakultas dalam menghasilkan lulusan ekonomi yang unggul dan berdaya saing di tingkat regional maupun internasional.

''Dengan RPS yang terukur, mahasiswa prodi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi, USM diharapkan tidak hanya menguasai teori saja, akan tetapi juga memiliki keterampilan literasi data, teknologi, dan manusia (Softskills Abad 21),'' tandasnya.

Kegiatan diakhiri dengan praktik penyusunan draf RPS terbaru yang langsung mendapat pendampingan dari narasumber, untuk memastikan program studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi, USM siap menyongsong semester baru dengan kurikulum yang lebih presisi dan berdampak. (Aji)