HELOINDONESIA.COM - Setelah break selama perayaan Idul Fitri, gelaran Indonesian Idol bakal dilanjutkan lagi. Empat kontestan sudah terpilih untuk laga empat besar Spektakuler Show 11 yang akan ditayangkan RCTI Senin 1 Mei 2023.
Empat kontestan yang masuk ke empat besar untuk Spektakuler Show 11 tersebut adalah Nabila (kontestan dari Aceh), Roni (Sumut), Salma (Jatim), dan Paul (Bali).
Para juri yang terdiri dari Anang Hermansyah, Bunga Citra Lesteri (BCL, Unge), Judika, Rossa, dan David Naif tampaknya sudah punya unggulan siapa saja yang bakal masuk granfinal yang bakal diisi dua terbaik.
Nama kontestan Salma tampaknya yang paling diunggulkan untuk masuk grandfinal Indonesian Idol, setidaknya ada dua juri yang menyebutnya sebagai unggulan, yakni Judika dan Anang Hermansyah, kalau ditambahkan adalah BCL. Juri-juri lainnya juga sangat terpukau dengan kemampuan musikalitas sangat tinggi.
Saat Salma membawakan lagu Love Me Like You Do milik Elly Goulding, BCL punya apresiasi sangat tinggi, dia menilai bukan saja dari segi vocal, tapi juga cara menyajikan penampilan
"Salma, bukan hanya vokalnya, cara kamu jalan, cara kamu present diri kami di panggung, itu surprizing buat aku personally, tadi itu kamu kelihatan you are star," kata juri Bunga Citra Lestari.
Akan halnya saat Salma melantunkan Lagu C.I.N.T.A milai d’Bandindas, juri Anang Hermansyah mengatakan dia memprediksi Salma bakal melangkah ke dua besar. "Aku memprediksi kamu dua besar," teriak Anang.
Sementara itu, Judika malah menyatakan rela kalau Salma menjadi juara I. Ia sangat mengapresiasi penyajian Salma yang tiap minggu mendapat penilaian Spektakuler dari para juri, sehingga rela penyanyi asal Probolinggo itu kalau terpilih menjadi juara I.
"Aku pernah berdiri di panggung seperti ini, aku dulu kalau sudah dapat Spektakuler, susah sekali untuk mendapat penampilan spektakuler lagi. Tapi, gila, kamu tiap minggu tampil spektakuler," kata Judika.
"Salma, aku pribadi setuju banget kalau kamu jadi juara I," kata tandas judge Judika mengomentari penampilan Salma di lagu C.I.N.T.A.
Sedangkan, saat Salma tampil duet dengan juri Judika dalam midley show dengn 7 lagu-lagu hits Judika, empat juri memberikan SO (standing ovation). Dan Anang meneriakkan penialaiannya: “Judika mengantarkan Salma ke dua besar,” kata judge Anang Hermansyah
Begitulah, penilaian tinggi diberikan para juri terhadap Salma. Dengan kata lain, satu tempat untuk posisi grandfinalis calon kuatnya adalah Salma.
Dengan demikian, untuk satu grandfinalis akan diperebutkan oleh Nabila, Roni, dan Paul. Roni dan nabila jarang mendapatkan lima SO alias standing ovation dari para juri. Lima SO menunjukkan penampilan istimewa sehingga juri sampai berdiri memberikan penghormatan.
Roni tipikal cowok asyik, dan kadang jenaka. Dia potensial juga untuk masuk grandfinal Indonesian Idol. Roni mendapatkan Lima SO saat tampl duet bersama Salma membawakan lagu Jangan Ada Dusta di Antara Kita, lagu yang aslinya dinyanyikan duet Broery Pesolima dan Dewi Yull, yang dulu sangat hits.
Usai membawakan lagu itu, lima juri langsung gegap gempita, bahkan Judika mengatakan hampir menangis. Bahkan, juri bunda Maia Estianti dari pertengahan hingga akhir lagu, berdiri dan mengayunkan tangannya mengikuti alunan suara kedua penyanyi (Roni dan Salma).
Bunda Maia malah terus berdiri bersama para juri lainnya, dan dia menerikkan: nggak mau duduk, nggak mau duduk, nggak mau duduk.
Nabila dan Paul
Selanjutnya, Nabila juga potensial masuk grandfinalis mendampingi Salma. Kalau itu terjadi, maka dua cewek berjilbab bersaing di grandfinal. Dan ini akan menjadi pertama kalinya, grandfinal Indonesian Idol diperebutkan dua penyanyi berjilbab.
Saat membawakan lagu Hargai Aku (milik Armada) berkolaborasi dengan Eka Gustiwana dalam musik EDM (EDM (electronic dance music, atau musik dansa elektronik) membuat juri David Naif tak tahan untuk dance.
“Saya dari tadi udah gatal untuk dance, tapi juri kiri kanan kok gak ada yang berdisi,”kata juri David. Jadinya, dia pun hanya berdiri saat lagu itu berlangsung.
Untuk lagu tersebut, juril BCL (Bunga Citra Lestari) sangat gemas dan sebenarnya juga ingin ikut dance. “Gemes baget aku Nabila, aku nggak berdiri dance karena lagi sangat menikmati lagunya.
Nabila juga punya kemampuan mencipta lagu, seperti dilantunkan saat usai penampilan tersebut. Ia punya lagu, judulnya Terima Kasih, lagu ini didedikasikan kepada para penggemarnya. Juri Anang hermansyah langsung mengucapkan: keren, keren lagunya.
“Nabila, nanti kalau kamu berada di, kalau lho ini, berada di beberapa tertinggi Indonesian Idol, kalau bisa lho, untuk pendukung kamu selama ini,” kata Rossa.
Sementara itu, jurri Anang Hermansya sudah langsung menilai Nabila bakal di posisi tiga besar.
“Nabila ini ada di tiga besar, sudah pasti” kata Anang Hermansyah. “Kalau melihat perkembangannya, aku melihat Nabila ada di tiga besar,” tambah Anang. Namun, itu beru penialaian satu juri, vote fans akan menentukan, dan itu tak menutup kemungkinan Nabilah masuk grandfinal Indonesian Idol.
Satu kontestan lagi yang juga berpotensi masuk grandfinal adalah Paul (Nyoman Paul). Si tampan dari Bali ini tadinya sebagai atlit sepak bola, skillnya juga bagus. Namun, karena punya hobi nyanyi , dan masuk Indonesian Idol, kini fokus ke nyanyi.
Paul dinilai punya perkembangan yang pesat selama di Indonesian Idol, salah satu puncaknya saat dia membawakan lagu Komang (milik Raim Laode). Saat melantunkan lagu ini, lima juri langsung SO, standing ovation.
Paul sendiri saat memberikan persembahan, dia hanya duduk dengan santai di kiri kanan adalah para pemusiknya. Falsetonya bikin orang merinding. “Faslestonya mulus, empuk banget. Jangan cepat puas, belajar terus, sampai masuk final nanti,” kata Judika memberi kemungkianan Paul masuk grandfinal.
“Paul, kamu belajar bener di Indonesian Idol. Ini adalah pertunjukan terbaik kamu selama ini. Kamu naynyi bijaksana, kamu nyanyi sabar, kamu bernyanyi menahan emosi, ini luar biasa dari Paul pejalan di Indonesian Idol. Kamu jadi penyanyi yang lengkap keren,” kata Anag.
“Paul, kita melihat perkembangan kamu sampai sekarang, perkembangan pesat sekali, kamu bisa membuktikan bahwa Paul ini bukan sekedar wajah yang ganteng, kamu punya aura, kamu punya skil yang amat sangat berkembang, dan sekarang ini penampilan terbaik kamu,” kata juri BCL. (*)
(A Winoto)
