HELOINDONESIA.COM - Wali Kota Jakarta Pusat (Jakpus) Arifin dicecar pertanyaan masalah wilayah. Pertanyaan tersebut disampaikan warga masyarakat di acara silaturahmi Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) bersama tokoh masyarakat dan lembaga organisasi kemasyarakatan Kecamatan Cempaka Putih berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Cempaka Putih, Jalan Cempaka Putih Tengah XXX, Cempaka Putih, Jakpus pada, Senin (13/1/2025).
Baca juga: Andika-Hendi Cabut Gugatan Perkara Hasil Pilgub Jateng di Mahkamah Konstitusi
Adapun keluhan soal wilayah yakni, kabel utilitas semrawut, air limbah manusia, zonasi, pemulung berkeliaran, penerangan lampu kampung deret, retribusi sampah dan lain-lain.
Baca juga: Petani dan Pansus Sepakati 4 Poin Peningkatan Harga Singkong
Usai silaturahmi, Wali Kota Jakpus Arifin kepada Wartawan mengatakan, bahwa pertemuan silaturahmi ini untuk membangun sambung rasa serta membangun komunikasi silaturahmi bersama lembaga organisasi kemasyarakatan Kecamatan Cempaka Putih dengan menyapa langsung warga termasuk menyampaikan program prioritas Pemkota Jakpus.
Baca juga: Kota Semarang Siap Jadi Pelopor Inovasi Lahan Salin di Indonesia
"Kegiatan silaturahmi ini adalah yang pertama kali dan selanjutnya akan dilaksanakan secara bergantian di kecamatan lain," ungkap Arifin.
Baca juga: Peperenian Sebuah Metode, Ritual, Tradisi Kesehatan dan Kebugaran Masyarakat Adat Sunda
Arifin menambahkan, bahwa disetiap pertemuan semuanya dicatat dan direkam untuk kemudian dievaluasi, dan dimonitoring misalnya apa yang tadi ditanyakan dan disampaikan warga masyarakat maka harus ditindaklanjuti.
Baca juga: Ungkap Penyebab Kematian, Polda Jateng Lakukan Ekshumasi Jenazah Darso
"Pertemuan silaturahmi ini kami menerima beberapa aspirasi warga Cempaka Putih. Tentunya seluruh aspirasi akan ditindaklanjuti segera," ujarnya.
Baca juga: Menu Program MBG Bervariasi, Siswa Hemat Uang Saku untuk Ditabung
Orang pertama dilingkungan Pemkot Jakpus ini menegaskan kepada jajarannya mulai dari Kasudin, Camat dan lurah untuk merespon cepat serta tanggap terhadap laporan warga.
Baca juga: Pascaaksi Aksi Petani Singkong, DPRD Lampung Roadshow ke Kabupaten
"Itu yang namanya kepekaan kita terhadap laporan warga, jangan sampai warga berulang-ulang melaporkan tapi tidak direspon. Kita harus cepat tanggap," tegas Arifin.
Baca juga: Ke DPRD Lampung, 1.178 Mahasiswa Lampung Butuh Asrama di Semarang
Seperti misalnya, kata Arifin pohon nya sudah lebat tanpa harus diinformasikan kepada petugasnya. "Petugas Tamhut harus banyak keliling dan patroli jadi tanpa harus diminta petugas sudah bisa pangkas pohon rimbun," imbuhnya.
Baca juga: Dilantik, Kepengurusan Tani Merdeka Kabupaten Lampung Selatan
Soal pemulung berkeliaran, Arifin tegaskan Satpol PP agar rajin keliling wilayah. "Satpol PP harus rajin keliling wilayah untuk menghalau pemulung," tandasnya.
Baca juga: Dr Wendy: Pemerintah Harus Tegakkan SKB Harga Singkong dan Hilirisasinya
Sementara itu, dalam pertemuan silaturahmi yang berlangsung tiga jam ini dihadiri kurang lebih 250 Lembaga Kemasyarakatan bersama jajaran Pemkot Jakpus. Turut hadir, Pelaksana Tugas (PLT) Wakil Wali Kota Jakpus H. Iqbal Akbarudin, para asisten, kabag, kasudin, camat, lurah, Dewan Kota (Dekot), tiga pilar, tokoh masyarakat, tokoh agama, LMK, Dasawisma, PKK, FKDM, RT/RW dan Katar. (*/is) ***
