Helo Indonesia

SPAM Taruna Nusantara Malang dan Empat Kecamatan Ditarget Operasi Akhir Tahun

Satwiko Rumekso - Nasional -> Peristiwa
55 menit lalu
    Bagikan  
Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan,H.Syamsul Hadi .
Liputan

Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan,H.Syamsul Hadi . - Target akhir tahun SPAM bisa beroperasi

HELOINDONESIA.COM -Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di kawasan SMA Taruna Nusantara Malang terus menunjukkan perkembangan signifikan. Proyek yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan total nilai sekitar Rp60 miliar ini mencakup pembangunan unit air baku, unit produksi, dan unit distribusi.

Lokasi proyek berada di wilayah Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, dan berdekatan dengan kawasan wisata Bendungan Depok Malang. Kehadiran proyek ini tidak hanya ditujukan untuk mendukung kebutuhan air bersih sekolah Taruna Nusantara, tetapi juga diproyeksikan memberi manfaat bagi masyarakat di beberapa kecamatan sekitar.

Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, H. Syamsul Hadi, menyampaikan hal tersebut usai mengikuti kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan camat serta kepala sekolah bersama sejumlah instansi Pemerintah Kabupaten Malang di Pendopo Agung, Senin (3/8/2026).

Baca juga: Anggrek Indonesia Mendunia, Rudy Mintarto: Pemerintah Sia-siakan Potensi Ekonomi

“Untuk mendukung ketersediaan air bersih untuk sekolah Tarnus, mulai tahun ini sudah dilaksanakan pembangunan SPAM yang sumber airnya diambilkan dari Sumber Dieng 2 yang berada di wilayah perbatasan antara Kepanjen dan Gondanglegi,” ujarnya.

Ia menjelaskan kapasitas SPAM yang dibangun mencapai 240 liter per detik. Dari jumlah tersebut, sekitar 10 liter per detik dialokasikan khusus untuk kebutuhan SMA Taruna Nusantara, sedangkan sisanya akan dimanfaatkan untuk pelayanan masyarakat di empat kecamatan.

“Kapasitas yang akan dibangun 240 liter, untuk sekolah Tarnus 10 liter dan sisanya untuk 4 kecamatan, yakni masyarakat Pagak, Donomulyo, Kalipare dan sebagian untuk Bantur,” katanya.

Baca juga: Tiga Bank Dunia Tarik Dana Rp11 Triliun dari Indonesia, Ini Alasannya

Menurut Syamsul Hadi, progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 80 persen. Pekerjaan tandon utama sudah selesai, sementara pengerjaan broncaptering atau bangunan penangkap mata air masih terus berjalan dan progres fisiknya telah mencapai sekitar 50 persen.

“Progresnya untuk hari ini sudah 80 persen, jadi tandon sudah selesai, sekarang mulai pengerjaan broncaptering, adalah tandon yang ada di sumber, sekarang fisik sudah 50 persen. Insya Allah sesuai target tanggal 15 Desember 2026 harus sudah selesai semua,” jelasnya.

Dengan capaian tersebut, Perumda Tirta Kanjuruhan menargetkan SPAM Sumber Dieng 2 sudah dapat dioperasionalkan pada akhir tahun 2026 untuk melayani kebutuhan air bersih SMA Taruna Nusantara dan masyarakat sekitar.

Baca juga: 79 Tahun Pahlawan TRIP, Khofifah : Senjata Generasi Muda Kini IT dan Ilmu Pengetahuan

“Jadi nanti akhir tahun ini bisa dioperasionalkan SPAM Sumber Dieng 2 bagi sekolah Tarnus. Berikutnya tahun depan harapan kami bisa dilanjutkan untuk menangani kekeringan yang ada di Desa Kalipare, Kecamatan Kalipare kemudian juga untuk Kecamatan Donomulyo,” ungkapnya.

Pada tahap pertama, proyek ini juga menyiapkan sekitar 3.000 sambungan rumah (SR). Sebagian sambungan akan melayani wilayah Kepanjen, sedangkan sisanya akan diprioritaskan untuk kawasan Depok dan lingkungan sekitar SMA Taruna Nusantara.

“Tahap pertama kita siapkan untuk 3.000 Saluran Rumah Tangga (SR), jadi ada sebagian di wilayah Kepanjen, selebihnya di Depok termasuk di sekitar SMA Taruna,” pungkas Syamsul Hadi.

Keberadaan SPAM ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi kebutuhan air bersih di wilayah selatan Kabupaten Malang, sekaligus mendukung pengembangan kawasan pendidikan dan pariwisata di sekitar Bendungan Depok.****(Hermin)