Helo Indonesia

IKWI Lampung Ajak Perempuan Cerdas Hadapi Perundungan dan Penipuan Digital

Prty - Teknologi
1 jam 15 menit lalu
    Bagikan  
IKWI Lampung Ajak Perempuan Cerdas Hadapi Perundungan dan Penipuan Digital
HELO LAMPUNG

Perempuan Cerdas Menghadapi Dunia Digital (Perundungan & Penipuan)” yang digelar Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Provinsi Lampung

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Perempuan dituntut semakin cerdas dan waspada dalam menghadapi perkembangan teknologi digital yang begitu pesat. Tak hanya menjadi pengguna, perempuan juga memiliki peran penting dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Pesan tersebut mengemuka dalam diskusi bertajuk “Perempuan Cerdas Menghadapi Dunia Digital (Perundungan & Penipuan)” yang digelar Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Provinsi Lampung di Gedung Balai Wartawan H. Solfian Akhmad, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan yang diikuti peserta dari berbagai organisasi wanita di Lampung itu mendapat antusiasme tinggi. Diskusi menghadirkan dua narasumber, yakni Ariyadi Ahmad, S.Pd., M.Fil. dan Armalia Arsyad, S.H., M.H., yang membahas berbagai tantangan serta ancaman yang dapat muncul di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat di ruang digital.

Ketua IKWI Provinsi Lampung Yenni Puspasari, S.E., M.M., mengatakan perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun budaya digital yang sehat, terutama di lingkungan keluarga.

Menurutnya, literasi digital tidak cukup hanya sebatas kemampuan menggunakan perangkat dan media sosial. Perempuan juga perlu memahami cara melindungi diri dari berbagai bentuk perundungan, penipuan, hingga kejahatan siber yang semakin beragam.

“Saya berharap melalui diskusi ini kita tidak hanya berbicara tentang bagaimana melindungi diri kita sendiri, tetapi lebih jauh lagi bagaimana kita menjadi pelindung bagi keluarga kita dan lingkungan kita,” ujar Yenni.

Ia menilai, kemampuan mengenali informasi palsu, menjaga data pribadi, serta bersikap bijak ketika berinteraksi di media sosial menjadi bekal penting bagi perempuan di era digital.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung Ganjar Jationo, S.E., M.A.P., mengapresiasi kegiatan yang digelar IKWI Lampung tersebut.

Menurut Ganjar, masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk mengenali berbagai modus kejahatan digital sejak dini. Hal itu penting mengingat perundungan dan penipuan di dunia maya dapat menyasar siapa saja tanpa mengenal usia maupun latar belakang.

“Melalui forum diskusi ini, saya berharap seluruh peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis untuk mengenali, mencegah, serta melaporkan tindak perundungan dan penipuan digital,” kata Ganjar.

Ia menegaskan, Diskominfo Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi bersama IKWI, PWI, serta seluruh elemen pers dalam meningkatkan literasi digital masyarakat.
Kolaborasi tersebut, lanjutnya, menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu menggunakan teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.

“Ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan ruang siber Lampung yang aman, cerdas, dan berbudaya,” tegasnya.

Diskusi kemudian resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kominfo Provinsi Lampung. Dengan dibukanya kegiatan tersebut, para peserta diajak untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam menghadirkan ruang digital yang lebih sehat.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, diskusi ‘Perempuan Cerdas Menghadapi Dunia Digital (Perundungan & Penipuan)’ dengan ini saya nyatakan dibuka,” pungkas Ganjar.( rls)