LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM — Upaya pencurian sepeda motor di perladangan Kampung Candirejo, Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah, berakhir dengan aksi pembakaran.
Pelaku yang kesal gagal membawa kabur motor curian nekat membakar kendaraan milik korban, Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
Korban diketahui bernama Supri (43), seorang petani warga Dusun IV Candirejo. Pagi itu, Supri berangkat ke ladang mengendarai sepeda motor Honda Beat BE 8087 HE.

Sesampainya di lokasi, ia memarkirkan motor di pinggir ladang yang masih terlihat dari kejauhan. Menyadari wilayah desanya belakangan rawan pencurian kendaraan bermotor, Supri tak tinggal diam.
Ia mengambil langkah antisipatif dengan mencabut busi sepeda motor dan menyimpannya di saku celana sebelum mulai bekerja.
Setelah itu, Supri menyemprot rerumputan di sela-sela kebun singkong. Di sela aktivitasnya, ia beberapa kali menengok ke arah motor untuk memastikan kendaraan tersebut masih berada di tempat semula.

Namun saat menyemprot di bagian tengah kebun, Supri mendengar suara langkah kaki. Ia pun bergegas kembali ke arah parkiran dan terkejut mendapati sepeda motornya sudah tidak ada di tempat.
Supri langsung berlari mengejar. Dari kejauhan, ia melihat kepulan asap hitam membubung dari arah ladang. Benar saja, saat didekati, sepeda motornya sudah terbakar dan tinggal menyisakan kerangka.
“Mungkin pelaku kesal karena motornya tidak bisa dihidupkan. Businya memang saya cabut,” ujar Supri saat ditemui Rabu petang.
Akibat kejadian tersebut, Supri mengaku mengalami kerugian sekitar Rp5 juta. Ia kemudian melaporkan peristiwa itu kepada pamong Desa Candirejo.
Petugas dari Polsek Way Pengubuan bersama Babinsa Candirejo langsung mendatangi lokasi kejadian dan menemukan sepeda motor korban dalam kondisi hangus terbakar.
(Zen)